Hirup Udara Tercemar Limbah, Belasan Santri Tumbang

Selasa, 03 September 2019 – 10:35 WIB
Ilustrasi korban keracunan mendapat penanganan medis. Foto: Radar Bogor

jpnn.com, TANGERANG - Belasan santri di Pondok Pesantren SMPIT Nurul Hikmah Kampung Bugel, Desa Pangadegan, Pasar Kemis, Tangerang, Banten, kembali mengalami sesak napas diduga akibat keracunan setelah menghirup udara yang tercemar limbah, Senin (2/9) malam.

Kepala UPT Puskesmas Pasar Kemis Salwah membenarkan peristiwa tersebut. Ada 11 santri yang dirawat di Puskesmas Pasar Kemis. “Iya masuk lagi, sekira jam delapan sampai jam sembilan malam. 10 dirawat dan satu santri dirujuk ke RSU Tangerang karena khawatir sesak napasnya lebih berat dibandingkan yang lain,” katanya saat dikonfirmasi.

BACA JUGA: Disiram Air Keras, Nyawa Ustaz Hasan Melayang

Namun begitu, Salwah belum bisa memastikan penyebab dari sesak napas massal para santri itu. “Dugaan sementara akibat pencemaran udara di lingkungan sekitar akibat aktivitas pengolahan limbah yang ada di sekitar,” tambahnya.

BACA JUGA: 50 Orang Keracunan Setelah Pulang dari Hajatan Perkawinan

BACA JUGA: Harga Cabai di Tangerang Juga Tak Terkendali

Sementara, Kepala SMPIT Nurul Hikmah Endah Hidayat mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 20.00 WIB. “Setelah salat Isya berjemaah, tiba-tiba para santri mengalami sesak nafas secara massal,” katanya.

Endah menerangkan, kegiatan belajar di pesantren itu baru dimulai kembali usai Rabu pekan lalu para santri mengalami keracunan serupa. Ia berharap santrinya bisa segera sehat lagi. “Semoga lekas sehat dan tidak terjadi lagi hal serupa,” pungkasnya. (mg-04)

BACA JUGA: Buntut Kecelakaan Maut, Warga Tangerang Sandera Tiga Truk Tanah

BACA ARTIKEL LAINNYA... Truk Tanah Menimpa Mobil di Tangerang, Empat Orang Tewas, Satu Balita Selamat


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler