HKAN 2019 Wujudkan Kepedulian Bersama Konservasi Alam

Rabu, 07 Agustus 2019 – 17:00 WIB
Menteri LHK Siti Nurbaya di kegiatan HKAN 2019 di TWA Muka Kuning, Batam Foto : Humas KLHK

jpnn.com, BATAM - Kian hari, generasi muda Indonesia semakin menunjukkan kepedulian yang besar terhadap konservasi alam. Hal ini menandakan konservasi sudah menjadi bagian perhatian publik. 

"Konservasi kini juga menjadi bagian usaha pemerintah agar masyarakat mendapat akses terhadap kesejahteraan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Menteri LHK Siti Nurbaya pada puncak peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2019, di Taman Wisata Alam Muka Kuning, Kota Batam, (7/8).

BACA JUGA: Ke Batam Bareng Bu Mufidah, Iriana Jokowi: Kami Bukan Mau Belanja

BACA JUGA : Buntut Mati Lampu 4 Agustus, Gaji Karyawan PLN Bakal Dipotong

Menteri Siti menjelaskan, pemilihan lokasi penyelenggaraan HKAN 2019 ini di perkotaan, menjadikan adanya link antara konservasi eksitu dan insitu. Oleh karena itu, perlu ada koridorisasi yang jelas diantara keduanya.

BACA JUGA: Arahan Tegas Presiden Jokowi Terkait Penanganan Karhutla

"Karena kitalah yang menjaga alam itu, dan kita yang mengerti peruntukannya. Oleh karena itu, saya berpesan agar hal ini dipersiapkan dengan sebaik-baiknya," tegasnya.

Lebih lanjut, Menteri Siti meminta agar kawasan konservasi yang mempunyai peluang menjadi wisata alam atau pertumbuhan ekonomi daerah perlu dipersiapkan dengan baik. "Berikan informasi, dan lakukan diskusi dengan pemerintah daerah, dan Kementerian/Lembaga terkait," pesannya.

BACA JUGA: Penyidik KLHK Incar Cukong Pembalakan Liar di Perbatasan Indonesia - Malaysia

Menteri Siti menyampaikan, bangsa dan negara ini sedang mau tumbuh pesat. Bapak Presiden telah meletakkan sumber-sumber ekonomi antara lain dari pariwisata melalui pemandangan alamnya, tentu saja dengan tetap menerapkan prinsip pemanfaatan secara lestari.

Kepedulian terhadap konservasi alam juga ditunjukkan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla bersama para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK), dengan menanam mangrove di Pancur Pelabuhan, Kota Batam. Kegiatan ini merupakan upaya untuk mengajak sekaligus merintis awal gerakan nasional peduli mangrove.

"Ibu Negara bersama OASE Kabinet Kerja telah menanam 170 ribu mangrove di 34 provinsi. Yang penting dari kegiatan ini bahwa semangatnya mangrove itu menjadi bagian penting konservasi di masa yang akan datang, yang dimulai dari sekarang kita perkuat," tutur Menteri Siti usai mendampingi kunjungan kerja Ibu Negara di Batam.

Pada kunjungannya kali ini, Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla juga melakukan pelepasliaran dua pasang elang bondol di TWA Muka Kuning.

BACA JUGA : Astaga, Bocah 15 Tahun Mengendarai Truk Tronton

Kepedulian terhadap konservasi alam dan kekayaan alam Indonesia yang melimpah, untuk dikelola secara lestari, merupakan modal yang besar untuk menjadikan Indonesia maju yang mampu berkompetisi di tingkat global.

Hal ini sejalan dengan Tema Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke 74 Republik Indonesia yaitu "SDM Unggul Indonesia Maju.Acara puncak HKAN dihadiri oleh Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) Romanus Ndau, Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya KLHK, JPT Pratama KLHK, Kepala UPT Dijen KSDAE, Anggota Komisi IV DPR RI, Forkompida Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Lembaga Konservasi, pegiat konservasi, media, serta pramuka. (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Presiden Jokowi Minta Kejadian di 2015 Tak Terulang Lagi


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler