Ibu Ini Pingsan Lihat Jenazah Anaknya Dibunuh Secara Sadis

Selasa, 16 Juni 2015 – 10:26 WIB
Histeris - Ibu korban, Suminah (tengah), didampingi kerabatnya terus menangis saat melihat jenazah Rohmah di kamar mayat RSUD dr Soetomo. Foto Ahmad Khusaini/Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com SURABAYA – Setelah  dipastikan bahwa jenazah wanita yang ditemukan tewas dengan tangan dan kaki terikat dalam  karung  plastik  di  sungai  di Jalan  Asemrowo  pada  Minggu  lalu (13/6)  adalah  Rohmah,  polisi  segera menghubungi   keluarga korban  di  Grobogan, Jawa Tengah.

Dari  upaya  itu,  diketahui  Rohmah adalah  anak  pasangan  Suminah  dan Kamto yang beralamat di Desa Baturagung,  Grobogan.  Rohmah  sebulan terakhir  mondar-mandir  Surabaya-Makassar untuk keperluan pekerjaan.

BACA JUGA: Dibom Pesawat Musuh, Bandara Juanda Dipenuhi Asap

Untuk  memastikan  bahwa  jenazah wanita  itu  adalah  Rohmah,  Minggu (14/6) Suminah dan Kamto yang ditemani sepupu Rohmah mendatangi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

”Mereka ingin memastikan bahwa jenazah itu  adalah  Rohmah  dan  benar-benar anggota keluarganya. Kami juga ingin mengetahui kapan terakhir korban menghubungi  keluarganya  untuk  mengetahui ke mana dan siapa saja teman yang dimilikinya,” terang Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Arnapi.

BACA JUGA: Mengejar Cinta Mantan Pacar yang Dulu Ditinggalkan

Menurut Arnapi, berdasar penggkuan keluarganya, Rohmah kali terakhir menghubungi keluarga lewat telepon milik RT setempat sekitar 15 hari lalu.

Maklum, orang tua korban di Grobogan tidak  memiliki handphone  sehingga jika ingin menghubungi, Rohmah harus menelepon lewat ketua RT dulu.

BACA JUGA: Penari Pelantikan Pengurus KNPI Tagih Bayaran

Menurut  keterangan  orang  tuanya, saat itu, Rohmah menyatakan kepada ibunya masih di Surabaya. ”Selama ini korban sering bepergian untuk bekerja. Tidak hanya di Surabaya, tapi juga sering bolak-balik ke Makassar,” jelas Arnapi.

Untuk meyakinkan pihak keluarga, kemarin   Polres   Tanjung   Perak mengajak orang tua Rohmah ke kamar mayat RSUD dr Soetomo. Sesampai di rumah  sakit  milik  Pemprov  Jatim tersebut, mereka ditunjukkan jenazah Rohmah yang terbungkus kain kafan.

Melihat jenazah Rohmah, ibu korban, Suminah, menangis histeris. Bahkan, dia nyaris pingsan hingga harus disangga oleh suaminya, Kamto.

Suminah seolah tidak percaya bahwa anak kedua di antara tiga bersaudara itu tewas dengan cara mengenaskan.

”Nduk, kenapa jadi seperti ini? Wong, kemarin kamu bilang baik-baik saja,” rengek Suminah sambil terus menangisi jasad putrinya.

Suminah membenarkan bahwa jenazah wanita yang tak bernyawa tersebut adalah anaknya, Rohmah. Dia mengenalinya dari rambut dan anting-anting yang dikenakan. Dia juga mengenali Rohmah dari wajahnya yang masih utuh.

”Dia memang anak saya, Pak. Saya yakin,” ucapnya sambil terus menangis.

Kamto meminta polisi segera mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menimpa putrinya tersebut. Dia juga minta agar pelaku dihukum seberatberatnya.

”Kalau perlu, dihukum seumur  hidup,”  tandasnya  dengan  geram.

Dia yang mewakili pihak keluarga juga  meminta  polisi  mengirimkan jenazah  anaknya  itu  ke  kampung halaman  di  Grobogan  untuk  segera dimakamkan.

Seperti diberitakan, jasad Rohmah ditemukan  oleh  petugas  kebersihan saat mengapung dengan terbungkus karung plastik di sungai Asemrowo.

Saat  ditemukan,  kondisi  jenazah korban sangat mengenaskan. Korban tewas dengan tangan dan kaki terikat serta kepala yang dibungkus plastik dan  dibungkus  kardus.  Polisi  masih menyelidiki pelaku pembunuhan sadis tersebut. (yua/awa/jay/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Golkar Kubu Agung Baru Buka Pendaftaran Balon


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler