Ibu Negara Hadiri Pernikahan Ponakan

Batal Jadi Saksi, Jokowi Tiba di Sesi Temu Manten

Minggu, 11 Januari 2015 – 06:26 WIB
Iriana Joko Widodo (dua dari kanan) saat menghadiri pernikahan ponakaan di Airlangga Convention Centre, Surabaya, Sabtu (10/1). Foto: Angger Bondan/Jawa Pos

jpnn.com - SURABAYA – Pernikahan dr Riyan Charlie Milyantono-drg Cinitra Anindya di Airlangga Convention Centre (ACC) Sabtu (10/1) berlangsung istimewa. Sebab, rangkaian acara kedua mempelai dihadiri Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Dokter Riyan Charlie memang adalah keponakan Iriana.

Hanya, Jokowi batal menjadi saksi pernikahan. Namun, Iriana mengikuti semua proses pernikahan, mulai midodareni di rumah Cinitra hingga resepsi. Sabtu (10/1) Iriana tampil di ACC dengan kebaya kutubaru atau kebaya dengan potongan bagian dada sampai di tengah perut.

BACA JUGA: Menteri Jonan Siap Mundur

Ibu negara hadir bersama tiga anaknya. Yakni, Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep.

Sayangnya, mereka semua enggan memberikan komentar kepada media. Apalagi sikap Gibran yang terkenal dingin dan cuek tidak berubah.

BACA JUGA: Terus Buru Black Box, Beberapa Kapal Asing Dipulangkan

Menurut mempelai perempuan drg Cinitra, Iriana tiba di Surabaya pada Kamis (8/1). Jadi, pada Jumat (9/1) Iriana menghadiri prosesi midodareni di rumah Cinitra. Prosesi akad nikah berlangsung lancar meski Joko Widodo batal menjadi saksi. Jokowi memang digadang-gadang menjadi saksi.

Mempelai laki-laki dr Riyan yang merupakan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) THT RSUD dr Soetomo-FK Unair tersebut memang sudah ''inden" pada Jokowi untuk menjadi saksi nikahnya sekitar setahun lalu. Tepatnya, saat Jokowi belum menjadi presiden. Meski begitu, mereka tidak memaksa Jokowi. Riyan dan keluarga paham dengan kesibukan Jokowi sebagai RI 1.

BACA JUGA: Tak Temukan Korban AirAsia, Kepala Basarnas Minta Maaf

''Beliau hadir saja kami sudah senang. Bahkan, awalnya jam akad nikah belum pasti. Kami tunggu kepastian beliau dulu,'' ucap drg Soegeng Wahluyo Mkes SpKGA(K), ayah Cinitra.

Soegeng yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran Gigi Unair tersebut menyatakan diberi tahu anaknya bahwa Jokowi bersedia menjadi wali sekitar empat bulan lalu. Namun, mereka tetap tidak berharap banyak. Sebab, tanggung jawab yang diemban Jokowi sangatlah besar.

Benar saja, sesuai yang dijadwalkan, yaitu pukul 15.00, Jokowi tidak kunjung datang dan akad nikah tetap dimulai. Sebagai gantinya, saksi dari pihak laki-laki digantikan Purnomo Hadi yang juga keluarga Iriana. Jokowi baru datang dengan didampingi Gubernur Jatim Soekarwo sekitar pukul 16.00, menjelang prosesi panggih atau temu manten.

Leader Sultan Ningrat Event Organizer Leddy Sugiarto mengatakan, dalam acara yang mengundang 2.000 orang tersebut, dirinya sedari awal berkoordinasi dengan protokoler presiden. Menurutnya, pihak keluarga tidak minta Jokowi untuk diistimewakan.

“Bahkan, saat temu manten, Jokowi juga akan diminta berdiri di belakang karena sesuai urutannya, Iriana adalah anak bungsu di antara tiga bersaudara,” ucap Leddy.(ina/c7/ayi)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ada Pijat dan Laundry Gratis di Pencarian AirAsia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler