Ideafest 2019, HIPMI Jaya Kembali Berpartisipasi

Selasa, 01 Oktober 2019 – 12:48 WIB
IdeaFest kembali berkolaborasi dengan HIPMI Jaya. Foto dok HIPMI Jaya

jpnn.com, JAKARTA - IdeaFest 2019 akan digelar selama empat hari, yakni 3-6 Oktober 2019 di JCC Senayan, Jakarta yang bakal diisi dengan rangkaian kegiatan menarik. Salah satunya IdeaFest kembali berkolaborasi dengan HIPMI Jaya. Ini merupakan kali kedua HIPMI JAYA mengisi kelas dan membuka HIPMI F&B corner.

”Ideafest salah satu ‘creative event’ terbesar di Asia Tenggara dirasa tepat bagi kami (HIPMI Jaya) sebagai organisasi pengusaha muda Indonesia terbesar dengan member aktif 1.500 pengusaha, untuk bersinergi dan turut berpartisipasi mendorong industri ekonomi kreatif," ujar Muhammad Arif selaku Ketua Bidang Ekonomi Kreatif BPC Jaktim.

BACA JUGA: Wejangan Bang Ara untuk HIPMI agar Berani Junjung Idealisme dan Bela UMKM

Adapun tujuan bekerjasama dengan Ideafest yakni melihat pesatnya pelaku industri kreatif, UMKM, dan inovasi digital yang bergabung telah mentrasformasi HIPMI Jaya menjadi organisasi pengusaha muda yang modern dan relevan dengan perkembangan bisnis yang ada.

“Selain itu juga Ideafest adalah momen yang tepat bagi kami untuk menampilkan transformasi tersebut, melalui materi diskusi yang akan dibawakan oleh kader HIPMI yang juga sebagai pelaku dan ‘industry leader’ dari topik yang akan diangkat," imbuh Muhammad Arif

BACA JUGA: Diwarnai Kericuhan, Musda HIPMI Jaya Deadlock

Tahun ini HIPMI Jaya akan mengangkat topik Womenpreneur dalam dunia bisnis digital dengan pembicara Tiara Adikusumah (Polka Cosmetics), Angela Oetama (Gradana) dan Melissa Hamid (Manis Merah).

Selain itu, juga mengangkat topik digitalisasi di sektor UMKM Indonesia dengan pembicara Ache Harahap (BJ Tech & Balesin), Andry Jonathan (Infinit Group; Slices Pizza, Say Cheesewheel, Ricebar) dan Muhammad Arif (Publichood Coffee.

Harapan HIPMI Jaya bisa mencetak lebih banyak lagi pengusaha muda baru di Indonesia, khususnya Jakarta.

“Semoga kolaborasi HIPMI Jaya dan Ideafest bisa menjadi wadah untuk menginspirasi ‘creative entrepreneurship’ dan menunjukan bahwa ekonomi kreatif, UMKM dan inovasi digital adalah tulang punggung ekonomi Indonesia,” tandas Arif.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler