IDI Pastikan Verifikasi untuk Dapatkan SKP Via Alomedika Tetap Ketat

Sabtu, 26 Oktober 2019 – 21:50 WIB
Daeng Faqih (kanan) Ketum PB IDI dalam Mou Bersama Suci Arumsari dari Alodokter. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Faqih mengapresiasi kehadiran Alomedika yang merupakan bagian aplikasi Alodokter. Mereka menegaskan aplikasi ini membantu dokter untuk mendapatkan satuan kredit profesi (SKP).

Tetapi prosesnya akan ketat, kami verifikasi betul,” katanya, dalam acara MoU antara Alodokter dengan IDI di Gandaria City, Sabtu (26/10) siang.

BACA JUGA: IDI Ikut Desak Moratorium Penerbitan Izin Fakultas Kedokteran

Platform ini nantinya akan memudahkan para dokter mendapatkan SKP yang selama ini didapatkan melalui seminar tatap muka.

"Selama ini (keilmuan) melalui seminar tatap muka, tidak bisa dikerjakan setiap saat. Sekarang, menambah ilmu bisa setiap saat kemudian biaya murah karena tidak harus ikut seminar," imbuhnya.

Alni Magdalena dokter dari Alomedika pun mengiyakan kemudahan tersebut. Untuk mendapatkan poin SKP, dokter bisa mempelajari berbagai artikel medis terbaru dan menyelesaikan tes yang diberikan secara daring.

Nantinya, ada sepuluh pertanyaan dan harus menjawab benar tujuh pertanyaan untuk bisa mendapatkan poin.

"Menjawab tujuh pertanyaan benar, dapat sertifikat bisa didownload lalu dikumpulkan ke IDI (hingga 250 poin) untuk memperpanjang surat izin praktik," kata dia.

Faqih menegaskan, verifikasi akan dilakukan terlebih dulu sebelum poin untuk memperpanjang izin praktek dilakukan.

"Nanti dari badan kami BP2KB yang melakukan verifikasi keprofesian ini, jadi tidak mudah, untuk verifikasi akan ketat," tuturnya.(dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
IDI   Alomedika  

Terpopuler