Ikhtiar Bank Mandiri Bantu Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi di Sumedang

Jumat, 18 September 2020 – 19:38 WIB
Ilustrasi petani kopi. Foto : Irwansyah Putra/Antara

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk memberikan berbagai alat penunjang produksi untuk petani kopi di Kecamatan Sukasari, Sumedang, Jawa barat.

Bantuan kepada para petani kopi itu diharapkan bisa mendukung dan mendorong daya saing kopi Indonesia.

BACA JUGA: 12 Jam Mendaki Bukit, Polisi Temukan Ladang Ganja di Tengah Kebun Kopi

Project Manager Government Region VI Bank Mandiri Heri Heryadi berharap, bantuan tersebut mampu mengurangi beban biaya produksi para petani kopi khsusunya di Sumedang.

"Adanya bantuan ini bisa menjadikan petani tidak lagi jual buah cherry, namun minimal bisa mengolahnya menjadi green bean dan nilai jualnya lebih tinggi," kata Hery dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9).

BACA JUGA: Menelusuri Perjuangan Petani Indonesia demi Secangkir Kopi Warga Australia

Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari tiga mesin huller, dua unit pulper, satu timbangan digital dan dua washer untuk kelompok petani.

Dia menambahkan, selain alat produksi pihaknya juga akan memberikan bantuan pelatihan kepada para petani.

BACA JUGA: Tingkatkan Produktivitas, Petani Kopi Garut Terima KUR

"Kita akan datangkan juga ahlinya. Agar petani budidaya kopi menjadi lebih baik," tambah Heri.

Menyitat data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013 menyebutkan, luas perkebunan kopi rakyat di Jawa Barat ialah 33.630 hektare dengan angka produksi mencapai 17.628 ton. 

Sementara itu, perkebunan besar (swasta) di Jawa Barat seluas 259 hektare dengan angka produksi kopi mencapai 55 ton.

Sedangkan berdasarkan data Kementan, rerata produksi petani kopi hanya sekitar 780 ribu ton per tahun dan mayoritas perkebunannya dikelola oleh petani rakyat.

Dengan begitu, Hery menyatakan, bantuan ini juga turut mendorong kreativitas petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi.

"Adanya budidaya kopi yang baik bisa berdampak kepada meningkatnya kesejahteraan petani," pungkasnya. (mcr2/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rizki Sandi Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler