Ikut Garuda Shield 2022, Jenderal AD AS Punya Pesan Soal Indo-Pasifik

Rabu, 03 Agustus 2022 – 20:44 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Komandan Jenderal Angkatan Darat AS untuk Pasifik Charles Flynn secara resmi membuka latihan Super Garuda Shield 2022 di Baturaja, Sumatera Selatan. Foto: Angkatan Darat AS.

jpnn.com, JAKARTA - Latihan Garuda Shield Ke-16 yang menjadi tonggak kemitraan militer antara Amerika Serikat dan Indonesia secara resmi dibuka Rabu 3 Agustus 2022. 

Super Garuda Shield 2022 yang merupakan pengembangan dari latihan bilateral antara TNI AD dan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) adalah salah satu latihan multinasional gabungan terbesar di kawasan Indo-Pasifik, di bawah naungan bendera 14 negara. 

BACA JUGA: Jenderal Andika Tegaskan Super Garuda Shield tidak Ada Hubungan dengan Situasi Laut China Selatan

Super Garuda Shield 2022 yang kuat dan beragam menampilkan beberapa aktivitas ‘perdana’, seperti penerjunan udara trilateral yang melibatkan Amerika Serikat, Indonesia, dan Jepang, yang diadakan Rabu (3/8) pagi ini. 

Kegiatan perencanaan, operasi, pertukaran, dan aktivitas latihan multinasional ini meningkatkan kapabilitas pertahanan militer negara-negara peserta dan bekerja sama untuk menjaga Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

BACA JUGA: Super Garuda Shield 2022 jadi Upaya Penguatan Diplomasi Indonesia

“Ketika kita bersama seperti ini, kita menjadi lebih kuat,” kata Komandan Jenderal Angkatan Darat AS untuk Pasifik Jenderal Charles Flynn dikutip dari rilis Kedubes AS di Jakarta, Rabu (3/8). 

“Bersama sebagai sebuah kekuatan multinasional, Garuda Shield merupakan perwujudan sangat penting kerja sama, interoperabilitas, dan persatuan kita sebagai kelompok negara yang ingin menciptakan wilayah Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, serta menjaga tatanan berdasarkan aturan,” tambahnya. 

BACA JUGA: Jenderal Andika Buka Super Garuda Shield 2022, Begini Pesan Tegasnya untuk Tentara 14 Negara

Upacara pembukaan menampilkan formasi pasukan gabungan, yang menonjolkan interoperabilitas multinasional dan kemitraan. 

Lebih dari 4.000 tentara gabungan, termasuk negara-negara yang berpartisipasi untuk pertama kali, seperti Australia, Singapura, dan Pasukan Bela Diri Jepang, akan ikut mendukung latihan.

Negara-negara peserta lainnya mencakup Kanada, Prancis, India, Malaysia, Selandia Baru, Korea Selatan, Papua Nugini, Timor Leste, dan Inggris.

Komandan Divisi Infanteri Ke-7 dan Ketua Pelaksana Super Garuda Shield 2022  Mayor Jenderal Stephen Smith menyambut baik kesempatan untuk berlatih bersama mitra-mitra Amerika Serikat.

“Latihan yang dikomandoi Indonesia ini telah berkembang secara lingkup dan skala. Setiap saat kami mengembangkan kesiapan bersama menjadi kesempatan baik bagi kita semua di kawasan ini,” kata Smith. 

“Perkembangan ini menunjukkan pentingnya latihan ini dan bagaimana negara-negara peserta memandang area ini sebagai area yang berpengaruh di kawasan Indo-Pasifik,” tambahnya. (jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler