INACA Gandeng Airbus Gelar Seminar & Demonstrasi Terkait UPRT

Jumat, 10 Februari 2023 – 21:50 WIB
Ketua Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja. Foto Yessy Artada/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Asosiasi maskapai penerbangan nasional (INACA) bekerja sama dengan pabrik pesawat Airbus mengadakan seminar dan demonstrasi terkait Upset Prevention and Recovery Training (UPRT) pada 15-22 Februari 2023.

UPRT merupakan kombinasi pengetahuan teoretis dan pelatihan terbang dengan tujuan memberikan kompetensi kepada awak pesawat untuk bisa mengenali dan kemudian mencegah atau memulihkan diri  dari kondisi membingungkan.

BACA JUGA: Ketum INACA Paparkan Prospek Kargo Udara Indonesia di Kanada

Acara seminar digelar di Hotel Swissotel PIK, Jakarta pada 15 Februari (introduction) dan 22 Februari (conclusion) 2023.

Sedangkan sesi demonstrasi dilaksanakan di Lion Group Training Center, Tangerang  pada 16, 17, 18, 20 dan 21 Februari 2023.

BACA JUGA: Antisipasi Kenaikan Harga Beras di Jateng, Ganjar Bakal Lakukan Hal Ini

Seminar dan demonstrasi tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja.

Acara diskusi diikuti oleh staf yang terlibat dalam definisi dan kualifikasi program UPRT di maskapai penerbangan serta pilot inspektur/instruktur yang mempunyai type rating Airbus maupun dan non-Airbus.

BACA JUGA: Airbus Siap Perluas Kemitraan Pesawat Militer dengan Indonesia

Sedangkan acara demonstrasi hanya khusus untuk pilot inspektur/instruktur yang mempunyai type rating Airbus maupun dan Non-Airbus.

“Seminar dan demonstrasi ini merupakan dukungan INACA dan Airbus untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia di bidang aviasi serta meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia. Selain itu juga untuk mendukung persiapan implementasi penuh UPRT di Indonesia,” ujar Denon.

Tujuan UPRT adalah untuk meningkatkan keselamatan dengan memberikan pilot latar belakang teori yang kuat bersama dengan pelatihan praktis terkait.

Hal ini akan terlaksana efektif dengan penggunaan simulator, personil yang sesuai dengan pesawat yang digunakan dalam operasi sehari-hari, dan keterlibatan instruktur yang kompeten.

Oleh karena itu, pelatihan yang menyeluruh dan kompetensi instruktur merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan program UPRT oleh operator.

Denon menyatakan selain untuk mendukung keselamatan penerbangan, kegiatan ini juga dapat berimbas pada bisnis penerbangan nasional.

“Dengan keselamatan penerbangan yang semakin baik maka kepercayaan masyarakat terhadap penerbangan nasional juga semakin tinggi sehingga bisnis penerbangan juga dapat semakin berkembang,” kata Denon.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler