Indonesia Bakal Ikut Dalam Ajang Moto2 dan Moto3, Rapsel Ali Pimpin Tim

Sabtu, 10 Oktober 2020 – 02:35 WIB
Menpora Zainudin Amali (dua dari kiri) dan Rapsel Ali (dua dari kanan) didampingi pengurus Indonesia Racing Tim pada Jumat (9/10/2020) Foto: Dok. IRT For JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pembalap motor Indonesia dipastikan ambil bagian dalam ajang Moto2 dan Moto3 2021. Kabar itu dipatenkan setelah Indonesia Racing Team memberikan laporan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali di Kantor Kemenpora, Jumat (9/10).

Bukan hanya memberikan laporan, Indonesia Racing Team juga memaparkan siapa saja kerangka tim merah putih nantinya.

BACA JUGA: Sah! Pembalap Bulukumba Andi Gilang akan Panaskan GP Moto2 Semusim Penuh

“Tim akan dipimpin M Rapsel Ali dengan pembalap-pembalap Indonesia terbaik yang berpotensi membuat kejutan di ajang Moto2 dan Moto3. Kita tidak ingin hanya sukses sebagai tuan rumah di seri Mandalika. Tetapi ambil bagian di seluruh seri sebagai bukti keseriusan membangun tim balap kelas dunia,” kata Menpora Zainudin Amali.

Di sisi lain, Ketua Indonesia Racing Team M Rapsel Ali berharap dukungan dari semua pihak agar pembalap Indonesia bisa maksimal dalam ajang bergengsi ini.

BACA JUGA: Moto2 San Marino: Fernandez Menangi Duel dengan Giannantonio, Dimas Ekky Masih Absen

“Pembalap Indonesia akan turun di seluruh seri Moto2 dan Moto3 pada musim 2021. Makanya, pabrikan wajib mendukung sepenuhnya. Apalagi pasar otomotif nasional memang sangat besar,” ucap pria yang juga anggota DPR RI itu.

Pembina Komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Wilayah Jakarta Barat dan Ketua Bidang Humas HDCI Pusat sejak 2009 itu mengatakan, kesempatan tampil dalam balapan tahun depan harus bisa dimanfaatkan. Dan, dia berharap musim balap 2021 bisa menjadi momentum untuk lahirnya pembalap-pembalap hebat dari Indonesia.

BACA JUGA: Yan Mandenas DPR Minta TPN OPM Hentikan Kekerasan di Intan Jaya

Dia menyebut, kehadiran Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat juga menjadi angin segar bagi rider Indonesia. Sebab, tanpa sirkuit yang bagus, pembalap Indonesia akan kesulitan meningkatkan porsi latihan.

"Jadi ini benar-benar kesempatan emas karena kita sudah memiliki sirkuit bertaraf internasional dan tahun depan sudah digunakan untuk balapan MotoGP," terang pria yang juga menantu Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin tersebu.(dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler