Indonesia Peringkat Tiga Paling Rawan Bencana

Kamis, 03 Maret 2011 – 02:52 WIB

JAKARTA — Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, berada pada pertemuan tiga lempeng utama dunia yakni lempeng Indo Australia, Eurasia dan PasifikKondisi ini membuat negara ini sangat berpotensi dilanda gempa bumi dan berujung tsunami.

Indonesia juga mempunyai 129 gunung api aktif, 80 diantaranya berbahaya

BACA JUGA: Tolak Usul Pengalihan Pembatalan Perda ke MA

Bencana alam lainnya yang seringkali melanda Indonesia adalah tsunami, angin topan, banjir.

Mengantisipasinya, dilaksanakan Asean Regional Forum Disaster Relief Exercise (ARF DiREx)
Forum ini dibentuk sebagai latihan antisipasi terjadi bencana gempa dan tsunami

BACA JUGA: FBI Siap Bantu KPK Uber Uang Koruptor

Tahun ini, Indonesia menjadi tuan rumah dan pelaksanaannya akan digelar di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) 13-19 Maret mendatang.

Mengenai persoalan bencana, Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring mengatakan, data yang ada menyebutkan 60 persen bencana di dunia terjadi di Asia
Dan Indonesia berada pada urutan ke tiga paling rawan bencana di Asia

BACA JUGA: Tak Mau Dicampuri, Ngotot Seleksi CPNS Sendiri

“Setelah Cina dan Filipina,” katanya saat jumpa pers di kantor Menkominfo, Rabu (2/3).

Ia menambahkan, latihan antisipasi bencana dalam ARF DiREx ini ditujukan untuk mempersiapkan penanganan darurat bencana gempa bumi dan tsunami“Dapat dimanfaatkan untuk menguji kesiapan nasional dan negara peserta dalam penanganan bencana yang melibatkan bantuan asing,” terangnya.

Tifatul menerangkan, setiap pelaksanaan ARF DiREx, negara berkembang akan didampingi negara maju“Kali ini, Indonesia akan didampingi Jepang sebagai ketua bersama,“ katanya.

"Ini sangat urgent bagi kita dalam mengantisipasi terjadinya bencanaBila ada kejadian, negara-negara anggota bisa saling membantu,” katanya.

Menkokesra Agung Laksono yang ikut hadir dalam jumpa pers mengatakan, Indonesia telah siap menjadi tuan rumah“Indonesia, bersama Jepang menjadi ketua bersama dalam kegiatan internasional ini,” kata Agung.

Ia menambahkan, kegiatan yang menelan biaya sekitar Rp63 miliar ini merupakan momentum sangat penting karena bertepatan dengan ditetapkannya Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua ASEAN.

Pelaksanaan ARF DiREx akan dilaksanakan di Sulawesi Utara meliputi pulau Bunaken, Siladen, Mantehage, pesisir Maasing, bandara Sam Ratulangi, kecamatan Wori (Minut), dan Pelabuhan Bitung.(sto/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kecurangan Seleksi CPNS di Daerah Kian Subur


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler