Industri Sepak Bola Muda Sulut Siap Bersinergi dengan BLiSPI

Senin, 19 Maret 2018 – 09:45 WIB
Ketua Umum BLiSPI Pusat Subagja Suihan (batik) saat melantik kepengurusan BLiSPI Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2017-2022 di Manado, Minggu (18/3). Foto: BLiSPI

jpnn.com, MANADO - Kepengurusan Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2017-2022 resmi dilantik di Manado, Minggu (18/3).

Acara pelantikan dihadiri Ketua Umum BLiSPI Pusat Subagja Suihan, perwakilan Polda Sulut, Firman Utina, delegasi PSSI Manado, dan Sekjen BLiSPI Pusat Rusman.

BACA JUGA: Egy Disambut Spanduk Rasis di Polandia, Netizen Ngamuk

Sebelum pelantikan, digelar festival sepak bola U-12 yang memperebutkan Piala KONI Manado.

Dari sebelas tim yang berlaga, Akademi Bina Sentra FU15 menjadi juara setelah mengalahkan PPLPD deng skor 3-0.

BACA JUGA: Egy Maulana Vikri Bikin Lechia Gdansk Terpopuler di Polandia

Subagja meminta BLiSPI Sulut bekerja keras untuk memajukan sepak bola usia dini.

“Saya tahu Sulawesi Utara adalah bagian dari industri para pemain sepak bola nasional. Pemain andal seperti Firman Utina lahir di Kota Manado, tepatnya di Kelurahan Komoluar,” kata Subagja.

BACA JUGA: Andalkan Kejujuran, BLiSPI Sulsel Dilantik Pejabat Kemenpora

Dia mengaku terus memompa semangat Firman untuk menggeluti sepak bola sejak mantan penggawa timnas itu masih anak-anak.

“Walaupun Firman sedikit pesimistis di sepak bola saat itu, tapi saya tetap berikan motivasi terus hingga Firman besar sekarang. Hampir sepuluh tahun saya berada di Manado. Saya tau persis antusias sepak bola di Kota Manado. Bagi saya pemerintah dan stakeholder harus mau membina sepak bola di Sulut agar kita bisa menciptakan Firman Utina lainnya,” ujar Subagja.

Dia juga meminta BLiSPI Sulut menjadi wadah pembinaan sepak bola usia dini yang berjenjang sekaligus operator kompetisi usia muda yang profesional.

Subagja juga mengharapkan BLisPI Sulut memiliki kompetisi berjenjang agar melahirkan energi positif bagi generasi muda.

“Mari, bangun sepak bola melalui industri dan fondasi nasional melalui usia muda,” tambah mantan manajer Persma Manado itu.

Dia menambahkan, potensi yang ada di Sulut harus dimaksimalkan agar lahir pemain seperti Firman Utina dan Egy Maulana Vikri.

Sementara itu, Ketua Umum BLiSPI Sulut Hengky Kawalo mengaku siap mengembang amanah untuk mengembangkan sepak bola usia dini.

“Terima kasih BLiSPI yang menjadi bagian dari Kemenpora dan PSSI yang sudah bisa memberikan semangat baru dalam hal pembinaan sepak bola usia dini di Sulut,” kata ketua KONI Manado itu. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Efek Egy: Dulu Instagram Lechia Cuma 6 Komentar, Kini Ribuan


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler