Info Terkini Kasus Mayat Terbungkus Karpet di Ngawi, Korban Ternyata Pensiunan TNI AD

Selasa, 11 Juli 2023 – 08:00 WIB
Petugas Polres Ngawi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan mayat terbungkus karpet di Dusun Kedungprahu, Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/6/2023). Foto: ANTARA/Louis Rika

jpnn.com, NGAWI - Penyelidikan kasus penemuan mayat terbungkus karpet di Ngawi masih terus diselidiki kepolisian.

Petugas Satuan Reskrim Polres Ngawi telah menyerahkan penanganan kasus tersebut ke Polres Ponorogo untuk mengungkap motif kasus pembunuhan tersebut.

BACA JUGA: Kronologi Penemuan Mayat Wanita dalam Karung di Kediri, Gempar

"Terkait penyebab kematian, kami menyerahkan ke Polres Ponorogo untuk tindak lanjut perkembangan dugaan pembunuhan tersebut," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Ngawi AKP Agung Joko Haryono, Senin.

Menurut dia, Polres Ngawi telah berhasil mengungkap identitas mayat terbungkus karpet yang dibuang dan ditemukan di kolong jalan tol Ngawi, kilometer 557 masuk Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jatim, tersebut.

BACA JUGA: Berikut Ciri-Ciri Mayat dalam Karung di Kediri, Mungkin Anda Kenal

Korban bernama Sumiran (57), warga Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan.

Pengungkapan identitas tersebut diketahui setelah istri korban, Suciani (51), warga Desa Pragak, Magetan, mendatangi kamar mayat RSUD Soeroto Ngawi pada pekan lalu dengan didampingi oleh petugas Satreskrim Polres Ponorogo.

BACA JUGA: Info Terkini Terkait Temuan Mayat dalam Karung di Kediri, Polisi Bilang Begini

Hal itu karena korban diduga berkaitan dengan kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Ponorogo.

Suciani meyakini bahwa mayat pria yang ditemukan membusuk terbungkus karpet di tol Ngawi itu adalah Sumiran, suaminya yang hilang sejak tanggal 25 Juni 2023.

"Setelah melihat ciri fisik pada mayat, istrinya yakin bahwa mayat itu adalah suaminya yang hilang," katanya.

Adapun, sejumlah ciri-ciri fisik tersebut adalah tinggi badan 165 centimeter dan adanya tanda bekas luka di bagian kaki bawah sebelah kanan.

Ia menambahkan sesuai informasi keluarga, korban merupakan seorang pensiunan TNI AD di Magetan yang kemudian membuka usaha warung angkringan di Ponorogo setelah pensiun.

Agung mengatakan meski keluarga sudah mengenali, tetapi pihaknya tetap mengambil dan mengirim sampel DNA.

DNA itu sebagai pembanding untuk dicek di Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur. Kini, jenazah telah diserahkan ke keluarga dan dimakamkan.

Sebelumnya, mayat terbungkus karpet ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput di bawah jembatan Jalan Tol Ngawi masuk Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Kamis (29/6/2023). Atas temuan itu, warga melapor ke polisi setempat.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler