Infrastruktur Lengkap, Sumut Bakal Hebat

Rabu, 08 Agustus 2012 – 06:50 WIB
JAKARTA - Dalam beberapa tahun lagi, pertumbuhan ekonomi di Sumut diyakini bakal melesat. Ini lantaran saat ini sejumlah proyek besar sedang dibangun di wilayah Sumut. Sebut saja bandara Kualanamu, pengembangan Belawan sebagai pelabuhan berskala internasional, pembangunan jalur kereta api, serta pengembangan sejumlah bandara perintis di wilayah Sumut.

Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang ditargetkan mulai beroperasi 2015 diprediksi bakal ikut mendongkrak laju ekonomi kawasan Sumut. Share saham dari PT Inalum, berapa pun besarnya, akan ikut memberi andil bagi modal membangun ekonomi di Sumut.

"Dalam tiga, empat, atau paling tidak lima tahun lagi, Sumut bakal mengalami pertumbuhan yang sangat besar. Asalkan dikelola dengan baik," ujar Wakil Ketua Komisi VI DPR Nurdin Tampubolon kepada JPNN di Jakarta, kemarin (7/8).

Sebelumnya diberitakan, Belawan sebentar lagi akan menjadi pelabuhan kontainer terbesar keempat di dunia. Menjadi satu-kesatuan dengan lima pelabuhan lain seperti Batam, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Sorong, yang terbentang dari barat ke timur, Pelabuhan Belawan pun akan termasuk yang terbesar di Asia.

Pengembangan Belawan ini sudah masuk skala priorotas Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dalam dokumen Arah Pembangunan Transportasi Jangka 2005-2025 Kemenhub, sudah disebutkan Belawan diproyeksikan sebagai hub internasional port terutama untuk melayani liquid/bulk cargo.

Bukan hanya Belawan, dua pelabuhan nasional di Sumut juga mendapat prioritas untuk dikembangkan, yakni Pelabuhan Sibolga dan Pelabuhan Tanjung Balai Asahan.
Sedang pelabuhan regional di Sumut yang juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat untuk dikembangkan lagi adalah Pelabuhan Pangkalan Brandan, Pangkalan Dodek, Gunung Sitoli, dan Pelabuhan Teluk Dalam (Nias).

Nurdin Tampubolon mengatakan, infrastruktur di Sumut yang menjadi proyek pemerintah pusat, mesti harus diikuti kesigapan pemda sendiri. Anggota DPR asal Sumut yang menjadi unsur pimpinan komisi yang membidangi perdagangan dan industri itu mengingatkan gubernur dan bupati/walikota se-Sumut agar mulai menggenjot penggarapan potensi sumber daya alam yang dimiliki Sumut.

"Sumber daya alam kita itu besar di sektor pertanian dalam arti luas, baik perkebunan, padi, jagung, maupun perikanan. Belum lagi sumber daya berupa pembangkit listrik ataupun letaknya yang strategis di dekat jalur perdagangan internasional selat Malaka. Sumut bisa mengekspor hasil-hasil pertaniannya," beber Nurdin.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu mengingatkan, gubernur dan bupati/walikota di Sumut harus bisa mengimbangi proyek-proyek pusat yang ada di Sumut. Caranya, memperbaiki infrastruktur jalan agar ada konektifitas antardesa.

"Pembangunan irigasi juga penting untuk mendukung upaya peningkatan produksi pertanian. Saya lihat di Deliserdang itu, irigasi kering. Juga di Simalungun. Kering kenapa bupatinya membiarkan padahal anggarannya banyak," ujar politisi dari Partai Hanura itu.

Dia mengatakan, jika nanti sejumlah infrastruktur skala besar sudah beroperasi, investor akan berduyun-duyun masuk ke Sumut. Nah, lagi-lagi, Nurdin mengingatkan gubernur dan bupati/walikota, untuk ikut membantu menyelesaikan hambatan-hambatan yang biasa muncul saat investor mau masuk.

"Gubernur dan bupati/walikota harus mampu menciptakan situasi yang kondusif bagi calon investor. Mafia-mafia tanah harus ditertibkan. Itu tugas kepala daerah," pesannya. (sam/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Polsek Dibakar, Dua Tahanan Wanita Kabur

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler