Ingat! Prajurit TNI Jangan Nodai Kepercayaan Rakyat

Jumat, 28 April 2017 – 18:38 WIB
Prajurit TNI (AD, AL, AU) mendengarkan pengarahan dari Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Shalter Charlie, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. FOTO: Puspen TNI

jpnn.com, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo merasa bangga dan berterima kasih kepada seluruh prajurit TNI atas segala loyalitas, dedikasi dan kerja keras yang telah dilakukan. Oleh karenanya, seluruh prajurit TNI untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah diberikan petunjuk dan bimbingan sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik dan membanggakan.

“Masyarakat melihat langsung apa yang telah kita kerjakan, sehingga institusi TNI mendapat kepercayaan dari seluruh rakyat Indonesia. Jangan nodai kepercayaan rakyat,” tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan di hadapan 1.100 Prajurit TNI (AD, AL, AU), di Shalter Charlie, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, kemarin (27/4/2017).

Lebih lanjut, Panglima TNI menyatakan berdasarkan hasil salah satu lembaga survei di Indonesia menyebutkan bahwa citra kelembagaan negara telah menempatkan institusi TNI sebagai lembaga negara dengan citra baik.

“Semuanya itu bukan kerja saya, akan tetapi kerja seluruh prajurit TNI dimanapun berada dan bertugas,” tegas Jenderal Gatot.

BACA JUGA: Pengakuan Pelajar yang Curi Burung Anggota TNI

“Apabila kita merusak kepercayaan rakyat atau melanggar aturan, maka yang tersiar negatif bukan hanya saya atau kalian, tetapi TNI,” kata Panglima TNI.

Menurutnya, masyarakat menilai bahwa kalian para prajurit telah melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas kepada bangsa dan negara, sehingga dapat dipercaya. Hal ini sangat penting karena TNI bertugas dalam rangka menjaga dan mengawal kedaulatan NKRI bersama-sama dengan rakyat. “Jadi, prajurit TNI tidak bisa dipisahkan dengan rakyat,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa prajurit TNI adalah orang-orang yang luar biasa, karena prajurit TNI mampu melaksanakan pengabdian melebihi panggilan tugas.

“Siapa pun kamu, apapun pangkat dan jabatanmu, tanamkan pada dirimu untuk mengabdi dan memberikan yang terbaik demi bangsa dan negara yang sangat kita cintai,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa walaupun Radar yang dimiliki TNI masih belum maksimal, namun apabila ada pesawat asing dari negara lain yang masuk tanpa ijin, langsung dengan cepat diingatkan untuk segera keluar dari wilayah udara NKRI, bahkan ada yang di paksa untuk turun.

BACA JUGA: DPR Puji Polri dan TNI Amankan Pilkada DKI

“Sekarang ini pesawat asing yang akan memasuki wilayah udara NKRI, mereka selalu minta izin, karena kalau tidak ada izin pasti ketahuan, dan langsung di intercept, ini kesiapsiagaan yang luar biasa,” ucapnya.

Diakhir pengarahannya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa tahun ini TNI perang terhadap korupsi, karena korupsi adalah penghianatan terhadap TNI dan Negara. “TNI akan terus bekerja sama dengan berbagai instansi lainnya dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi di lingkungan TNI,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Bambang Samoedra, Aslog Panglima TNI Mayjen TNI Gadang Pambudi, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bonar Hutagaol, Pangkohanudnas Marsda TNI Yuyu Sutisna, Asrena Kasau Marsda TNI Fahru Zaini Isnanto, Asops Kasau Marsda TNI Barhim Menjadi, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Sumantri, Kapolda Riau Irjen Zulkarnain Adinegara, Danlanud Pekanbaru Riau Marsma TNI Roesmin Nurjadin.(fri/jpnn)

BACA JUGA: Bu Iriana Jokowi Datang, 2.308 Petugas Keamanan Dikerahkan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Serahkan 2 Senpi Produk Amerika ke Satgas Yonif 726


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
TNI  

Terpopuler