Ingat, SEA Games 2019 Hanya 30 Cabor

Kamis, 06 September 2018 – 00:26 WIB
Pesilat Indonesia Komang Harik Adi Putra melawan pesilat Malaysia Mohd Al Jufferi Jamari dalam babak final Kelas E Putra Asian Games 2018, Senin (27/8). FOTO: MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia berhasil mendapatkan 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu di Asian Games 2018. Raihan ini merupakan capain terbesar Indonesia di ajang multievent olahraga se Asia.

Tetapi, masih ada tugas yang menanti atlet Indonesia. Tahun depan, sudah ada SEA Games yang berlangsung di Filipina.

BACA JUGA: Asian Games 2018: 4 Cabor Berpeluang Rebut 11 Emas

Kemenpora selaku pemangku kebijakan olahraga Indonesia baru menjalankan evaluasi untuk pelatnas berikutnya. Yang pasti, akan ada cluster terbaru cabor prioritas untuk Asian Games dan SEA Games berikutnya. Sebab, pada SEA Games 2019, bakal mempertandingkan sekitar 30 cabor saja.

Sayangnya, di antara cabor tersebut, tidak terlihat cabor-cabor andalan Indonesia yang berkibar di Asian Games 2018. Pencak silat misalnya, hingga kini belum ada kepastian bahwa bela diri tradisional Indonesia itu bakal dipertandingkan di SEA Games 2019. Maklum, secara teknis, Filipina tidak terlalu berpotensi kuat untuk mengamankan medali emas.

BACA JUGA: PORAL 2018 Mempertandingkan Cabang Menembak Bergengsi

Sejauh ini, hanya Indonesia, Malaysia, dan Vietnam yang cukup kompetitif di pencak silat. Gatot S. Dewa Broto, Sesmenpora menjelaskan, pihaknya terus melakukan lobi lewat jalur diplomasi terkait hal tersebut.

“Kami juga meminta PB IPSI untuk melakukan lobi dengan pengurus silat Asia Tenggara,” sebutnya.

BACA JUGA: KOI Minta Pemerintah Segera Tetapkan CdM SEA Games 2019

Selain itu, cabor balap sepeda BMX yang kerap memberikan medali emas di SEA Games juga belum mendapatkan kepastian. Demikian pula dengan voli pantai yang juga bernasib serupa.

Sebagai gambaran, SEA Games 2017 mempertandingkan 38 cabor dan 403 nomor event. Sedangkan tahun depan baru diputuskan 30 cabor, selanjutnya, nomor event masih belum dipastikan.

Terkait hal ini, Budi Saputra, manajer pelatnas balap sepeda juga belum mendapatkan kepastian terkait nomor event apa saja yang akan berlangsung di SEA Games tahun depan. Namun, PB ISSI berkomitmen untuk menjalankan pelatnas jangka panjang.

Sebab, pengumpulan poin untuk kualifikasi Olimpaide juga berlangsung awal tahun depan. “Dimainkan atau tidak, prinsip kami pelatnas jalan terus,” ujarnya.

Sementara itu, khusus balap sepeda track Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah Kejuaraan Asia tahun depan. Itu juga menjadi fokus lain PB ISSI dan para atlet balap sepeda Indonesia. (nap)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggaran Persiapan Asian Games Hanya 50 Persen dari Proposal


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler