Ingat! Sri Mulyani Bukan Sinterklas

Rabu, 27 Juli 2016 – 20:15 WIB
Sri Mulyani, saat diperkenalkan sebagai Menteri Keuangan RI. Foto: Adek Berry/AFP

jpnn.com - JAKARTA - Politikus Partai Gerindra, Desmond J Mahesa terkesan tak begitu antusias merespons hasil reshuffle Kabinet Kerja edisi II. Anak buah Prabowo Subianto itu ingin menteri-menteri baru ini segera bekerja, terlebih yang terkait dengan ekonomi.

Desmond lebih menyorot soal pengampunan pajak. Dia menilai tercapai atau tidaknya target pengampunan pajak (tax amnesty) akan sangat ditentukan oleh kinerja kabinet hasil reshuffle.

BACA JUGA: Satu Menteri Bagi Golkar Dirasa Kurang, Nah Begini Ceritanya…

Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kementerian sektor terkait, tetapi oleh soliditas anggota kabinet. "Harusnya dengan reshuffle ini target pengampunan pajak tercapai. Kalau tidak tercapai, percuma juga menteri-menteri baru ini," kata Desmond, kepada wartawan, di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (27/7).

Wakil Ketua Komisi III DPR ini juga mengatakan perekonomian Indonesia sesunguhnya dalam keadaan krisis, jauh dari harapan masyarakat.

BACA JUGA: Pengamat: Pengaruh PDIP di Hadapan Presiden Makin Lemah

"Makanya pemerintah mendesak DPR meloloskan UU Tax Amnesty dan disusul dengan penunjukan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan oleh presiden," jelasnya.

Nah dengan kedatangan Sri Mulyani, apakah UU Tax Amnesty bisa mencapai target? "Ingat, Sri bukan sinterklas yang bisa menyelesaikan masalah," pungkas Desmond. (fas/jpnn)

BACA JUGA: Anggota TNI Ditembak Brimob di Poso, Begini Penjelasan Mabes Polri

BACA ARTIKEL LAINNYA... Indonesia Sudah Kirim Notifikasi pada Negara Asal Terpidana Mati


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler