Inggris Keluar, David Cameron Mundur dari Perdana Menteri

Jumat, 24 Juni 2016 – 15:15 WIB
David Cameron. Foto: AFP

jpnn.com - HASIL referendum Brexit yang menunjukkan bahwa mayoritas warga Inggris memilih agar mereka keluar dari keanggotaan Uni Eropa, berdampak besar.

David Cameron mengudurkan diri dari kursi Perdana Menteri Inggris pada Jumat (24/6). "Kehendak rakyat Inggris adalah instruksi yang harus disampaikan," kata Cameron di Downing Street. 

BACA JUGA: Prajurit TNI Peringati Nuzulul Quran Di Daerah Operasi

Cameron diketahui merupakan salah satu tokoh yang lantang mengampanyekan agar Inggris tetap bertahan di Uni Eropa. 

Namun demikian Cameron berjanji untuk tetap menyelesaikan pekerjaannya di kursi Perdana Menteri Inggris hingga musim gugur tahun ini. 

BACA JUGA: Duh, Aksi Penembakan Massal Terjadi Lagi

"Namun saya tidak berpikir akan tetap menjadi kapten untuk mengaragkan negara ke tujuan berikutnya," sambung Cameron seperti dimuat The Guardian. 

"Saya merasa terhormat menjadi Perdana Menteri negara ini selama enam tahun terakhir," kata Cameron. Referendum yang dikenal dengan istilah Brexit ini diketahui menjadi sorotan terutama oleh pasar keuangan global. Hasil akhir Brexit menunjukkan bahwa 52 warga Inggris mendukung hengkang dan 48 persen lainnya mendukung untuk bertahan. (mel/rmol/jpnn)

BACA JUGA: Janda Bohai Ajak Mantan Suami Indehoi, Lalu Jleb Jleb Ahhh...

BACA ARTIKEL LAINNYA... Negara Penuh Kejutan di Euro ini, Ternyata Paling Aman di Dunia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler