Ingin PT 5 Persen, Golkar Siap Voting

Selasa, 10 April 2012 – 20:32 WIB

JAKARTA - Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) di DPR ngotot untuk mengusung Parliamentary Threshold (PT) agar dinaikkan. anak buah Aburizal BAkrie di DPR itu menginginkan PT di kisaran  4-5 persen.

"Fraksi Partai Golkar mengusulkan angka PT antara 4-5 persen," kata Nurul Arifin, Juru Bicara FPG saat rapat Pansus RUU Pemilu agenda pandangan akhir fraksi terhadap RUU Pemilu, Selasa (10/4) di Jakarta.

Untuk alokasi kursi DPR, FPG mengusulkan 3-8 dari setiap daerah pemilihan (dapil), dengan devisor webster untuk penghitungan suaranya. FPG berpendapat dan menilai RUU pemilu telah memenuhi syarat baik secara prosedur dan substansi.


Namun jika DPR tak mencapai kesepakatan dalam pembahasan, FPG mendorong agar dilakukan voting. "Apabila tidak diselesaikan musyawarah mufakat maka diselesaikan dengan rapat paripurna dengan mekanisme voting," kata Nurul.

Sedangkan Juru Bicara Fraksi Partai Demokrat, Harry Wicaksono, mengatakan bahwa partainya mengusulkan sistem pemilu proporsional terbuka. Menurut FPD, proporsional terbuka merupakan keniscayaan karena menempatkan kedaulatan di tangan rakyat sesuai amanah UUD 45.

Namun untuk PT, FPD memasang angka lebih rendah dari Golkar.  "PT 3,5 hingga 4 persen berlaku nasional menurut kami cukup baik mengakomodir kebersamaan demokrasi," katanya di kesempatan sama. FPD juga sepakat alokasi kursi 3-10 untuk DPR RI, 3-12 untuk tingkat DPRD. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... F-PKB Bertahan di Angka Tiga Persen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler