Ini Agenda Jokowi Selama di Indramayu Hari Ini

Rabu, 18 Maret 2015 – 09:13 WIB
Presiden Joko Widodo. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com - CIREBON - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di sejumlah tempat di Kabupaten Indramayu hari ini, Rabu (18/3). Lokasi pertama yang akan didatangi setelah mendarat di lapangan Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi menggunakan helikopter adalah Blok Sengon, Desa Kedokan Gabus, Kecamatan Gabus Wetan.

Disana Presiden Jokowi akan melaksanakan panen raya padi sekaligus menyerahkan bantuan kepada perwakilan petani dari Kabupaten Indramayu dan daerah lainnya di Jawa Barat. Gubernur Ahmad Heryawan beserta Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat diundang hadir dalam acara yang dimulai pagi hingga siang hari tersebut.

BACA JUGA: Kasus Cabul, David Dihukum 12 Tahun Bui

Selanjutnya, melalui perjalanan darat Jokowi bersama rombongan direncanakan meninjau tanggul kritis serta masyarakat korban banjir di Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang. Selain dua tempat tadi, lokasi-lokasi yang akan dikunjungi kemungkinan akan bertambah. Bisa jadi Presiden yang gemar blusukan ini mendatangi tempat lain diluar agenda resmi.

Untuk mematangkan rencana kunjungan kerja orang nomor satu RI itu, Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah bersama Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dan Komandan Korem mengecek kesiapan sejumlah lokasi yang akan dijadikan lokasi acara, Selasa (17/3).

BACA JUGA: Ngeri! Usai Banjir Ditemukan Buaya dan Ular Pyton

Ikut serta dalam pengecekan, jajaran unsur Muspida Kabupaten Indramayu, kepala Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu Ir Firman Muntako, sejumlah kepala OPD serta Muspika setempat.

“Insya Allah persiapan sudah matang, baik tempat maupun pengamanannya,” kata Bupati Hj Anna Sophanah.

BACA JUGA: Rupiah Lemah, Seperti Ini Keluhan Perajin Tempe

Kedatangan Presiden Jokowi ini diharapkan akan mendorong revitalisasi serta upaya menggenjot infrstruktur bidang pertanian di Bumi Wiralodra yang saat ini digencarkan oleh Pemkab Indramayu dalam mempertahankan predikat sebagai lumbung padi nasional.

Fokus atau prioritas pembangunan seperti ini perlu ditetapkan karena salah satu sektor penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah sektor pertanian.
Mengingat pula, sebagai daerah agraris, mayoritas masyarakat di Indramayu bekerja di sektor pertanian serta sebagai penyerap tenaga kerja dan angkatan kerja terbesar di pedesaan dibanding sektor lain.

Namun selama ini, lanjut dia, salah satu hambatan dalam peningkatan pertanian adalah ketersediaan dan infrastruktur terutama jaringan irigasi yang memadai. Padahal, persoalan infrastruktur ini menjadi sangat penting, karena menjadi salah satu hambatan produktivitas pertanian.

“Empat puluh persen infrastruktur pertanian di Indramayu rusak. Ini yang ingin kita perbaiki. Kalau infrastrukturnya tersedia, seperti irigasi yang memadai dan prasarana jalan yang bagus, tentu akan membantu para petani. Produktivitas akan meningkat dan hasil produksi bisa didistribusikan dengan lancar,” kata Bupati Anna beberapa waktu lalu.

Sementara itu sejumlah warga berharap, kejadian saat Presiden Jokowi hadir pada acara panen raya di Ponorogo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu tidak sampai terjadi di Indramayu. Yaitu saat acara selesai, traktor-traktor bantuan dari Presiden malah diangkut kembali dan tak dibagikan ke petani. Padahal, dalam acara tersebut, petani dijanjikan ada pembagian traktor untuk petani.

“Mudah-mudahan tidak terjadi di sini,” kata Suparman.

Melalui media massa pula, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menanggapi beredarnya kabar mengenai traktor yang hanya dipajang dan tak dibagikan ke petani saat Presiden Jokowi hadir pada acara panen raya itu.

Menurut dia, alat mesin pertanian berupa traktor untuk petani di Ponorogo, Jawa Timur, akan dibagikan bulan depan. Namun, traktor-traktor yang sudah siap bisa dibagikan segera.

Sebab daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Kementerian Pertanian dari pusat baru cair dua pekan lalu. Butuh waktu dan proses untuk membelanjakan anggaran sampai dengan traktor-traktor bisa diserahkan kepada petani Ponorogo.

Amran menegaskan, traktor yang sudah dijanjikan pasti akan dibagikan ke petani Ponorogo. Dia menargetkan, distribusi traktor untuk Ponorogo rampung dalam dua bulan. (kho/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Parah, Beberapa Hotel Terang-terangan Jual Miras dan PSK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler