Ini Cara BTN Dorong Kampus Beradaptasi dengan Teknologi Digital

Rabu, 24 April 2019 – 18:36 WIB
Dirut BTN Maryono dalam kuliah umum di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/4). Foto dok BTN

jpnn.com, PADANG - Direktur Utama Bank BTN Maryono menilai era industri 4.0 tidak bisa dihindari lagi dalam segala sektor industri.

Karena itu dunia pendidikan perlu dibekali oleh pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan zaman, sehingga lulusannya mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital.

BACA JUGA: Holding BUMN Perbesar Kemampuan Perbankan Pelat Merah Biayai Kredit Perumahan

Maryono mengatakan dunia mengalami revolusi teknologi yang cepat dalam dua abad terakhir, yang mengubah cara manusia bekerja, berkehidupan dan berinteraksi satu sama lain. 

“Revolusi teknologi digital ini menimbulkan disruption pada hampir seluruh bidang bisnis di dunia,” kata Maryono dalam kuliah umum di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/4). 

BACA JUGA: Akhir 2019, BTN Incar Salurkan Kredit Perumahan untuk 800 Ribu Unit

Menurut Maryono, dalam menghadapi disruption tersebut, diperlukan sebuah terobosan dalam leadership style dan cara memimpin organisasi.

Maryono menambahkan Leadership 4.0 merupakan solusi pendekatan gaya kepemimpinan dalam menghadapi era digitalisasi. 

BACA JUGA: Kuartal 1 2019, Penyaluran Kredit BTN Capai Rp242 Triliun

"Seorang pimpinan harus mampu menyederhanakan proses pengambilan keputusan. Digital leaders akan cenderung lebih transparan dan akan mendistribusikan pengambilan keputusan di seluruh bagian organisasi," ungkapnya.

Selain itu, pimpinan juga harus mampu memprioritaskan keragaman dan inklusi. Perusahaan memiliki banyak program terkait keragaman, memahami dampak positif keragaman pada budaya dan menyamakan peningkatan keragaman dan kinerja keuangan.

Lalu mendengarkan eksekutif muda. Generasi millenial akan menduduki 50 persen dari angkatan kerja saat ini, dan mereka akan mempunyai kendali untuk mengubah budaya korporasi.

Dan terakhir berinvestasi pada teknologi generasi masa depan. 

"Saat ini, lebih dari 50 persen pemimpin telah bekerja mengandalkan kecerdasan buatan atau biasa disebut artificial intelligence (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning)," urainya.

Dengan pendekatan Leadership 4.0, beberapa fakta menunjukkan dampak yang signifikan dari sisi pertumbuhan profit, kepuasan karyawan, dan tingkat turnover karyawan.

"Universitas dapat mendukung pembentukan Kepemimpinan 4.0 melalui kombinasi pengembangan beberapa fundamental dan modern soft skill," terang Maryono.

Lebih lanjut, BTN dalam menyambut industri 4.0 juga diimplementasikan di lingkungan perguruan tinggi dengan dibangunnya BTN Zone di lingkungan kampus. 

Salah satunya di Kampus Universitas Andalas, di mana mahasiswa dapat berinteraksi secara digital dalam memenuhi kebutuhannya dengan layanan transaksi perbankan one stop service melalui BTN Zone tersebut.

BTN membidik Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang dalam kerja sama pemanfaatan BTN Zone untuk membantu kebutuhan mahasiswa dalam layanan digital di lingkungan kampus. 

"Semua terlayani serba digital sehingga untuk kebutuhan mahasiswa di lingkungan kampus tidak harus pergi keluar untuk melakukan transaksi perbankan. BTN Zone menjadi solusi kemudahan dan kecepatan dalam layanan perbankan secara one stop service,” tegas Maryono.

Sementara itu Rektor Universitas Andalas Tafdil Husni mengungkapkan salah satu kunci keberhasilan adalah orang yang menguasi teknologi dan ke depan perlu di dorong agar dunia pendidikan untuk menguasai teknologi.

Karena itu kerja sama dengan bank BTN sangat penting dilakukan dalam rangka sinergi.

Kerja sama dan sinergi dengan BTN ini tidak hanya dari sektor pembiayaan perumahan saja, tetapi juga banyak hal yang dapat dilakukan.

“Sekarang bisnis sukses itu adalah siapa yang cepat menguasai teknologi, dia yang terdepan” ungkap Tafdil.

Pihaknya berharap kehadiran BTN di Universitas Andalas dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan bermanfaat bagi mahasiswa ke depan.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BTN Gelar Akad Massal Serentak 


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler