Ini Dampak Dukungan Jokowi Buat Gus Ipul-Mbak Puti

Senin, 05 Maret 2018 – 20:37 WIB
Gus Ipul dan Mbak Puti menyapa warga. Foto: for JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Pengamat politik dari FISIP Universitas Airlangga Novri Susan menilai dukungan dari Joko Widodo kepada calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dan cawagub Puti Guntur Soekarno atau Gus Ipul-Mbak Puti, akan mendongrak keterpilihan pasangan calon nomor dua itu.

Dia mengatakan, PDI Perjuangan cukup cerdik mengambil strategi mengaitkan momentum Rakernas III di Bali dengan kampanye di Pilkada Jatim 2018. Pada rakernas itu diketahui PDI Perjuangan menetapkan Jokowi sebagai calon presiden di Pilpres 2019.

BACA JUGA: Emil Dardark Tiba-tiba Muncul di Keramaian CFD, Heboh!

“Dukungan Jokowi memperkuat dan mendongkrak elektoral Gus Ipul-Mbak Puti, karena kepuasan publik ke Presiden Jokowi sangat oke. Kalau strategi kampanye itu dilakukan massif oleh jaringan PDI Perjuangan, pasti di benak masyarakat akan terkoneksi figur Jokowi dengan Gus Ipul-Mbak Puti,” kata Novri, di Surabaya, Senin (5/3).

Doktor lulusan Doshisha University Jepang itu mengatakan, Jokowi adalah figur endorsing yang kuat di Jawa Timur. Selama ini, masyarakat juga mengenali akar Jokowi ada di PDIP.

BACA JUGA: Pak Jokowi Dukung Gus Ipul-Mbak Puti, Bukan yang Lain

“Wajar PDIP ingin menyinergikan potensi antarkader. Jokowi adalah kader PDIP yang berhasil mencapai kursi presiden, dan Mbak Puti adalah kader yang sedang bertarung di Pilkada Jatim. Terlebih Mbak Puti adalah cucu Bung Karno,” kata Novri.

“Jadi klop memang strategi itu, memadukan antara keberhasilan kepemimpinan Jokowi, pengalaman Gus Ipul memimpin Jatim, suntikan semangat baru visioner dari Mbak Puti,” imbuh Novri.

BACA JUGA: Ribuan Warga Terancam Tidak Bisa Ikut Pilkada

Dia mengatakan, dalam persaingan elektoral, dukungan seorang tokoh yang punya tingkat elektoral kuat akan sangat berpengaruh pada keterpilihan kandidat. “Dukungan Jokowi akan menjadi rujukan politik bagi masyarakat. Terlebih Gus Ipul-Mbak Puti juga memastikan berkampanye untuk Pak Jokowi dan mendukung Nawacita,” kata Novri.

Sebelumnya, nama Jokowi juga dibawa-bawa untuk pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak. “Klaim itu patah pasca Rakernas III PDIP di Bali. Ditambah penegasan Pak Basarah (Ahmad Basarah) kemarin, hubungan politik Pak Jokowi dan Bu Khofifah telah putus sejak mundur dari Menteri Sosial. Masyarakat pasti membaca itu,” kata Novri.

Seperti diketahui, Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan, partainya telah menyusun kampanye satu paket: sosialisasi Jokowi sebagai Calon Presiden 2 periode dengan pemenangan Gus Ipul dan Calon Puti Guntur Soekarno dalam Pilkada Jatim.

“Pak Jokowi adalah kader PDI Perjuangan. Sebagai sesama kader, beliau mendukung Mbak Puti. Teristimewa, Mbak Puti adalah cucu Bung Karno, Sang Proklamator, yang sangat dihormati Pak Jokowi,” kata Basarah. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 2 Makna Safari Pak SBY ke Kandang Banteng


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler