Pak Jokowi Dukung Gus Ipul-Mbak Puti, Bukan yang Lain

Minggu, 04 Maret 2018 – 13:10 WIB
Puti Guntur Soekarno saat Rakernas di Bali. Foto: for JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - PDI Perjuangan telah meracik ramuan kampanye, yang memadukan pemenangan Pilkada Jawa Timur 2018 dengan sosialisasi hasil Rakernas III 23-25 Februari 2018 di Bali.

“PDI Perjuangan telah menetapkan Ir H Joko Widodo sebagai calon presiden di Pilpres 2019. Ini harus disosialisasikan ke publik, satu paket dengan kampanye Gus Ipul dan Mbak Puti,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, dalam pengarahan pada rapat koordinasi PDI Perjuangan untuk Gus Ipul-Mbak Puti Guntur di Surabaya, Minggu (4/2).

BACA JUGA: Sepertinya Pak Jokowi Keliru soal Abu Bakar Baasyir

Basarah menjelaskan ramuan kampanye itu dilakukan PDI Perjuangan di Jatim untuk menunjukkan, bahwa Jokowi memberi dukungan pada calon Gubernur Saifullah Yusuf dan calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno.

“Pak Jokowi adalah kader PDIP. Sebagai sesama kader, beliau mendukung Mbak Puti Guntur. Teristimewa, Mbak Puti adalah cucu Bung Karno, Sang Proklamator, yang sangat dihormati Pak Jokowi,” kata Basarah yang merupakan Ketua Tim Internal PDI Perjuangan untuk pemenangan Gus Ipul-Puti.

BACA JUGA: Pak Jokowi: Itu Gede Sekali dan Menggoda

Sebagai kader, tambahnya, Jokowi sangat setia dengan PDI Perjuangan. Karena partai ini menjadi tempat kelahiran dan tumbuhnya Jokowi. PDI Perjuangan juga setia menjaga Jokowi. “Pak Jokowi tipe pemimpin yang setia pada partai. Secara pribadi, beliau mendukung Mbak Puti Guntur. 1000 persen,” kata Basarah.

Di pihak lain, tambahnya, Gus Ipul telah menepati komitmennya, yakni akan mendukung calon presiden 2019 yang diusung PDI Perjuangan. “Gus Ipul telah menyatakan dukungan pada Pak Jokowi sebagai capres di Pilpres 2019,” kata Basarah.

BACA JUGA: Begini Kata Jokowi soal Grasi untuk Abu Bakar Baasyir

Dengan seluruh penegasan itu, Basarah sekaligus mematahkan kabar yang berkembang di publik, yang menyebut Pak Jokowi mendukung kandidat lain, Khofifah Indar Parawansa. “Sebelumnya ada informasi yang mengaitkan Pak Jokowi dengan Ibu Khofifah. Kami ingin tegaskan, sejak Ibu Khofifah mundur dari kabinet sebagai Menteri Sosial, maka otomatis hubungan politik beliau dengan Pak Jokowi terputus,” kata Basarah.

“Seluruh instruksi terkait satu tarikan napas antara Pilgub dan Pilpres telah diterangkan gamblang oleh Pak Basarah. PDI Perjuangan akan menjalankan penuh semangat. Dukungan Pak Jokowi adalah suntikan energi dalam pemenangan Gus Ipul-Mbak Puti,” imbuh Ketua PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi.

Sekretaris PDI Perjuangan Jatim Sri Untari menambahkan, saat ini masih banyak masyarakat yang belum menjatuhkan pilihan. Masih banyak pula suara warga yang pilihannya bisa berubah. “Dengan posisi satu paket dukungan ke Pak Jokowi, makin besar potensi masyarakat mencoblos Gus Ipul-Mbak Puti,” pungkas Basarah. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ribuan Warga Terancam Tidak Bisa Ikut Pilkada


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler