Ini Inisial Dua Penembak Polisi di Tol Cipali

Rabu, 29 Agustus 2018 – 06:47 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (13/5). Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Identitas pelaku penembakan terhadap polisi di jalan tol Cipali, Cirebon, Jabar, sudah diketahui. Setelah ditelusuri ternyata orang tua pelaku juga pernah ditangkap karena kasus terorisme di Cirebon.

Informasi yang diterima Jawa Pos, dua pelaku yang diketahui identitasnya adalah IA dan RS. IA diketahui tinggal Majalengka dan RS tinggal di Cirebon.

BACA JUGA: Tiga Penembak Polisi di Tol Cipali Diduga Pengin Merampok

Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto membenarkan kemungkinan keduanya merupakan pelaku penembakan. ”Mereka sedang dikejar,” ujarnya.

Dari penelusuran petugas diketahui, orang tua dari salah satu pelaku ternyata pernah ditangkap karena kasus terorisme. Tepatnya, terlibat dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). ”Ya pernah jadi target,” tuturnya.

BACA JUGA: Sepertinya Penembak Polisi di Tol Cipali Masih Jaringan JAD

Saat ini posisinya, orang tua pelaku itu telah bebas. Maka, dengan itu kemungkinan kejadian penembakan di jalan tol tersebut terkait dengan kelompok teror. ”Namun belum pasti ya,” ungkapnya.

Soal keterhubungan antara perampas senjata dengan pelaku penembakan, dia mengatakan dalam penyelidikan itu diketahui bahwa proyektil peluru sulit diidentifikasi. ”Proyektilnya penyok-penyok, jadi antara 38 mm dengan 90 mm itu mirip. Pecah juga,” paparnya.

BACA JUGA: Penembak Polisi di Tol Cipali Diduga Teroris

Menurutnya, hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah ada dua orang yang membawa senjata. Atau hanya satu orang yang membawa senjata. ”Kan ada perampasan senjata dan penembakan, belum diketahu orangnya sama gak,” jelasnya.

Yang pasti, semua diminta tidak berandai-andai, soal kemungkinan mereka melakukan aksi teror. ”Kami pasti berupaya maksimal untuk mencegahnya,” jelas jenderal berbintang dua tersebut ditemui di kantor Divhumas Polri kemarin.

Sementara Pengamat Teroris Al Chaidar mengatakan bahwa penangkapan terhadap pelaku semakin urgen. Sebab, dengan membawa senjata itu menjadi ancaman yang nyata. ”Lebih cepat lebih baik,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini yang penting adalah mencegah adanya aksi teror saat pagelaran Asian Games. Sehingga, pagelaran itu tetap berlangsung dengan kondusif. ”Itu yang utama,” ujarnya.

BACA JUGA: Tiga Penembak Polisi di Tol Cipali Diduga Pengin Merampok

Dia menyarankan agar melakukan pengetatan perpindahan orang. Sehingga, pelaku yang telah diketahui identitasnya dapat berkurang ruang geraknya. ”Ini perlu, “ ujarnnya.

Sebelumnya, dua anggota kepolisian ditembak saat mencoba bertanya ke beberapa orang yang berada di pinggir jalan tol. Dalam baku tembak itu kedua anggota polisi mengalami luka tembak cukup berat. Namun, masih dapat diselamatkan. (idr)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Memburu Penembak Dua Anggota PJR di Tol Cipali


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler