Ini Kesempatan Emas Bagi Putra Putri Papua dan Maluku untuk Menjadi ASN

Senin, 26 April 2021 – 15:44 WIB
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan kesempatan bagi para remaja Papua dan Maluku untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Foto tangkapan layar

jpnn.com, PAPUA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan kesempatan bagi para remaja Papua dan Maluku untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Melalui program Pola Pembibitan atau yang biasa dikenal dengan Ikatan Dinas yang telah dibuka melalui lembaga pendidikan di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP).

BACA JUGA: Permintaan Hunian Meningkat, Harga Rumah Naik di Masa Pandemi

Direktur Poltekpel Sorong, Capt Wisnu Risianto mengatakan pihaknya tidak hanya memberikan kesempatan bagi remaja Papua dan Maluku menjadi ASN, tetapi juga akan menjadikan mereka memilih Poltekpel Sorong untuk menjadi pelaut yang andal, profesional dan berkualitas.

"Kami berkomitmen meningkatkan SDM putra putri asli Papua terutama di bidang pelayaran. Dengan dibuka Sipencatar Tahun 2021 merupakan kesempatan emas, jangan sampai dilewatkan, terlebih lagi untuk wilayah Papua Papua Barat dan Maluku. Perguruan tinggi yang khusus untuk pelayaran hanya ada di Kota Sorong yaitu Poltekpel Sorong. Ayo mendaftar masih ada waktu hingga 30 April mendatang," kata Capt Wisnu

BACA JUGA: Aurat Istrinya Diumbar, Taqy Malik: Gue Cari Lu Sampai ke Lubang Semut, Kurang Ajar Banget

Untuk Sipencatar Tahun 2021, Poltekpel Sorong membuka kesempatan bagi 72 calon taruna dan taruni yang akan dibagi menjadi tiga kelas, dimana dalam satu kelas ada 24 orang.

Poltekpel Sorong juga membuka kuota Afirmasi untuk remaja asli Papua, dari jumlah 72 orang tersebut ada sebanyak 18 calon taruna dan taruni yang akan dibagi masing-masing enam taruna di setiap kelasnya.

BACA JUGA: 11 Penderita Penyakit ini Tidak Dianjurkan untuk Berpuasa, Jangan Dipaksakan, ya!

Capt. Wisnu juga menjelaskan pada Sipencatar Tahun 2021, Poltekpel Sorong membuka dua jalur seleksi penerimaan yaitu Seleksi Terpusat dan Seleksi Mandiri.

Untuk seleksi terpusat selain dengan pola pembibitan Diploma III di Poltekpel Sorong juga ada Regular non pola pembibitan Diploma III.

Dan program studi (prodi) pada seleksi pusat ini ada tiga yaitu studi Nautika, Permesinan Kapal dan Managemen Transportasi Laut.

"Selain seleksi terpusat kami juga membuka jalur seleksi mandiri untuk Diklat Pembentukan Tingkat IV dengan prodi Nautika dan Teknika. Ini merupakan kesempat terbaik pagi putra-putri asli Papua, Papua Barat dan Maluku untuk mulai meniti karir dibidang transportasi laut, ayo kami tunggu di Poltekpel Sorong," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Administrasi dan Ketarunaan Poltekpel Sorong, Capt Arizal Hendrawan menjelaskan lulusan dari Poltekpel Sorong akan mendapatkan ijazah dan gelar keahlian.

Untuk Prodi D-III Poltekpel Sorong selain nantinya akan mendapatkan Ijazah D-III + Ant III para taruna dan taruni juga akan mendapatkan gelar, seperti studi Nautika akan mendapatkan gelar Ahli Madya Transportasi (A. Md. Tra).

"Lalu studi Permesinan Kapal akan mendapatkan gelar Ahli Madya Teknik (A. Md. T) dan studi Managemen Transportasi akan mendapatkan gelar Ahli Madya Transportasi (A. Md. Tra)," jelasnya.

Capt Arizal juga menambahkan dengan keahlian yang nanti dimiliki oleh para lulusan Poltekpel Sorong maka sejumlah lapangan kerja telah menunggu untuk dapat diisi oleh taruna dan taruni.

Di antaranya menjadi ANS di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub dengan poisis sebagai Marine Inspector, Tenaga Syahbandar, Audit Kelayakan Kapal, Instruktur di Sekolah Pelayaran, dan Inspektorat KNKT.

"Dan untuk keterangan informasi lebih lanjut para calon taruna taruni dapat melihatnya di media sosial Poltekpel Sorong yang ada di Instragram, Facebook atau YouTube. Selain itu dapat menghubungi 0821 1467 8067, 0821 9904 9345 dan 0811 444 838," kata Capt Arizal.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemenko Perekonomian: Neraca Komoditas tak Akan Rugikan Industri


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler