Ini Langkah-Langkah Kemendagri Sukseskan Pilkada Serentak

Jumat, 23 Oktober 2015 – 18:54 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah saat ini berupaya maksimal mengawal kesuksesan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang untuk pertama kalinya digelar secara serentak di 269 daerah di Indonesia. Pasalnya, kesuksesan sangat dibutuhkan demi memerkuat sistem pemerintahan presidensial yang menjadi sistem pemerintahan di Indonesia selama ini.     

"Konsep demokratis ini diuji pada pilkada 2015,” kata Tjahjo usai menandatangani Surat Kesepakatan Bersama (SKB) Satuan Tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Yuddy Chrisnandi, Jumat (23/10).

BACA JUGA: Wuihhh.. Presiden Jokowi Dideadline Sepekan Tuntaskan Asap

Sebagai wujud keseriusan mengawal kesuksesan pilkada, kata Tjahjo, pihaknya tidak hanya men-support kebutuhan pelaksanaan berupa data kependudukan yang diperlukan. Namun juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait menyangkut anggaran, pemetaan daerah rawan konflik, hingga pengawasan terhadap netralitas pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN).

Terkait pemetaan daerah rawan konflik, Kemdagri kata Tjahjo, telah membangun koordinasi dengan kepolisian serta Badan Intelejen Negara (BIN). Tujuannya untuk mengamankan lokasi-lokasi rawan, sehingga potensi konflik dapat diminimalisir hingga pemungutan suara nanti. 

BACA JUGA: Akhirnya Rio Capella Terjerat Jumat Keramat

Langkah lain, Kemdagri juga telah meminta Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengecek keuangan para pasangan calon dalam pilkada nanti. Sebab, ada dugaan sejumlah pasangan calon yang sebelumnya hanya pegawai negeri, memiliki uang ratusan miliar di rekeningnya.

"Kemdagri juga sudah melakukan kerja sama dengan KPU dan Badan Narkotika Nasional  (BNN), untuk menyeleksi secara ketat para pasangan calon terkait konsumsi obat-obatan terlarang. Kalau perlu, proses pencalonan kandidat kepala daerah ini tak diteruskan (ketika terbukti mengonsumsi obat terlarang, red).

BACA JUGA: Wapres: Seluruh ASN Harus Netral Dalam Pilkada

Dengan langkah-langkah yang telah dan akan terus dilakukan, mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini meyakini pelaksanaan pilkada 2015 dapat berjalan dengan baik.(gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengacara Lino Somasi Bareskrim Gara-Gara Paksa Tiga Saksi Tanda Tangani Berita Acara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler