Ini Penjelasan Penyanyi Yahudi soal Lagu Anies-Sandi

Sabtu, 08 April 2017 – 22:00 WIB
Gad Elbaz. Foto: Instagram/gadelbaz

jpnn.com - Polemik tentang lagu Kobarkan Semangat Jakarta untuk kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang diduga menjiplak nyanyian Yahudi berjudul Hashem Melech ternyata sampai ke Israel. Sebab, lagu itu diduga menjiplak nyanyian pujian yang dipopulerkan penyanyi Israel bernama Gad Elbaz.

Ternyata, Gad Elbaz ikut mengomentari polemik itu. Melalui akun gadelbaz di Instagram, penyanyi kelahiran 20 Agustus 1982 di Rehovot, Israel itu langsung menjelaskan lagu Hashem Melech. Baca juga: Lho, Lagu Anies-Sandi Menjiplak Nyanyian Yahudi?

BACA JUGA: Anies Berjanji Menata Ulang Sistem Kesehatan di Jakarta

’’Saya mau mengatakan sesuatu yang penting tentang lagu ini yang keluar sejak lima tahun lalu pada 2013,’’ ujarnya.

BACA JUGA: Mas Anies, Jangan Lupakan Artis Batak Marbisuk

Dia lantas menjelaskan, lagu yang sudah dikenal luas di komunitas Yahudi itu telah digunakan untuk kepentingan politik di Indonesia. Elbaz bahkan menyebut langsung nama Sandiaga Uno.

BACA JUGA: Ahok Minta Pemilih Tak Percaya Omongan Anies

“Mereka menggunakan lagu terbesar dalam komunitas Yahudi yang aku nyanyikan untuk kepentingan politik, bahwa politikus itu anti-Israel dan muslim-muslim ekstrimis. Namanya Sandiaga Uno,” tulisnya.

Elbaz melanjutkan, lagu itu sudah ada sebelum merasa versi Mark Anthony. Sedangkan Elbaz menyanyikannya dengan menyalin versi Cheb Khaled.

“Dan lagu ini menjadi lagu terbesar Yahudi di seluruh dunia, di semua negeri,” tulisnya.

Jawaban Gad Elbaz seolah menampik pernyataan Tim Pemenangan Anies-Sandi melalui laman resminya di www.jakartamajubersama.com. Di laman itu Tim Anies-Sandi menjelaskan bahwa lagu Kobarkan Semangat Jakarta berasal dari Kobarkan Semangat Indonesia yang selalu dibawakan oleh mendiang Sekretaris Jenderal PKS Taufiq Ridho jelang kampanye Pemilu Legislatif 2014.

Merujuk laman itu, lagu Kobarkan Semangat Indonesia memang bukan aransemen buatan PKS. Lagu itu dibawakan oleh Shoutul Harokah yang juga menjadi penulis lirik.

Namun aransemen lagu itu membeli dari RedOne selaku pemilik hak cipta lagu C’est La Vie yang dinyanyikan Cheb Khaled. Penyanyi kelahiran Aljazair itu membawakan lagu C’est La Vie dalam dua versi bahasa, yakni Arab dan Prancis.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kaban Ajak Warga DKI Pilih Sosok Cagub Menenteramkan


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler