Ini Syarat Anggota DPD RI Versi Nono Sampono

Jumat, 28 April 2017 – 06:15 WIB
Oesman Sapta Odang bersama Nono Sampono dan Darmayanti Lubis saat mengucap sumpah jabatan sebagai pimpinan DPR RI, Selasa (4/4). Foto: Ricardo/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan mayoritas senator tidak setuju dengan usulan perekrutan calon senator lewat panitia seleksi di daerah. Alasannya, sudah ada lembaga yang berhak melakukan verifikasi yakni Komisi Pemilihan Umum. Kemudian, dikhawatirkan akan membentuk simpul baru di daerah dan membuka peluang korupsi, kolusi dan nepotisme.

Nono mengusulkan perbaikan persyaratan awal calon anggota DPR. Misalnya, syarat usia minimal yang awalnya 21 tahun menjadi 25 tahun. Kemudian, syarat tingkat pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas menjadi Strata Satu.

BACA JUGA: Penentuan Calon DPD Lewat Pansel Berpeluang Terjadi KKN

"Kalau kita lihat bupati dan gubernur S1 syaratnya, saya tidak tahu (kalau syarat) presiden tetapi (harusnya) lebih baik dari situ. Kan lucu ini bupati dan gubernur S1, tapi presiden boleh SMA," kata Nono dalam diskusi "Retakkah Hubungan DPR-DPD Akibat Usulan Senator Dipilih DPRD?" di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/4).

Mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden itu menegaskan bahwa lahirnya DPD karena amanat konstitusi.

BACA JUGA: Ketua Nasdem Malut Siap Dipecat Jika Target Tak Tercapai

Purnawirawan TNI berpangkat letnan jenderal itu mengatakan, awalnya memang DPD mengandung maksud sistem bikameral.

Tetapi, kata Nono, rasanya sulit untuk diwujudkan. Namun, lanjut Nono, sekarang ini DPD menjalankan fungsi dengan baik berdasarkan amandemen UUD 1945 ketiga dan keempat.

BACA JUGA: Pemerintah Disarankan Siapkan Perpu terkait Pemilu 2019

Dia pribadi berpendapat lebih tepatnya memperbaiki persyaratan awal untuk calon senator. Kemudian, menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi, dan melakukan penguatan yang jauh lebih baik.

Selain itu, Nono juga menyatakan supaya anggota DPD diberikan kursus di Lembaga Ketahanan Nasional, serta ditambah pembekalan ilmu pemerintahan dan ketatanengaraan.

"Sambil berjalan tentu akan ada peningkatan, penebalan ilmu dan lain sebagainya," pungkasnya.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Tahapan Pemilu 2019, Pencoblosan Digelar 17 April


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler