Ini yang Bakal Dibahas dalam Perundingan Perdagangan Internasional ICA-CEPA

Senin, 21 Juni 2021 – 12:57 WIB
Indonesia akan melakukan sejumlah pembahasan perdagangan internasional dalam perundingan ICA-CEPA. Ilustrasi: Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia segera melakukan perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) sebelum akhir 2021.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Djatmiko Bris Witjaksono mengungkapkan menteri perdagangan Indonesia dan Kanada telah menginstruksikan agar tim negosiasi segera menyiapkan hal-hal teknis.

BACA JUGA: Kemendag dan Google Indonesia Luncurkan Program Dukung UMKM Indonesia Timur

“Kami telah memulai serangkaian langkah koordinasi awal dengan segenap kementerian dan lembaga untuk mempersiapkan perundingan ini berdasarkan tiga prinsip utama yaitu akses pasar, aturan fasilitasi, dan kerja sama,” ujar Djatmiko.

Dia menjelaskan sepanjang kuartal pertama 2021 kedua negara telah melakukan serangkaian diskusi intensif secara daring untuk membahas berbagai cakupan isu potensial yang akan dimasukkan dalam perjanjian.

BACA JUGA: Indonesia Mulai Perundingan Perdagangan Internasional ICA-CEPA, Apa Manfaatnya?

Dia memerinci isu yang akan dibahas meliputi akses pasar untuk perdagangan barang, jasa, investasi, kerja sama ekonomi.

Selain itu, termasuk berbagai area terkait perdagangan lainnya yang akan dibahas lebih lanjut oleh kedua pihak dalam perundingan.

BACA JUGA: Indonesia–Korea Jalin Kerja sama CEPA, Mendag: Tonggak Baru Hubungan Ekonomi Bilateral

“Pemerintah berharap dengan ICA-CEPA, Indonesia dapat semakin bersaing dengan negara- negara tetangga di kawasan Asia Tenggara yang telah terlebih dahulu memiliki perjanjian dagang dengan Kanada ataupun yang telah bergabung dalam perjanjian dagang kemitraan Trans-Pasifik (CP TPP),” jelas Djatmiko.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Kementerian Perdagangan, Kanada menempati peringkat ke-32 sebagai negara tujuan ekspor Indonesia dan peringkat ke-16 sebagai negara sumber impor Indonesia dengan total perdagangan sebesar USD 2,4 miliar pada 2020.

Pada periode tersebut total ekspor Indonesia ke Kanada tercatat sebesar USD 789,1 juta sedangkan impor dari Kanada tercatat sebesar USD 1,6 miliar.

Investasi Kanada di Indonesia dalam lima tahun terakhir tercatat sebesar USD 718 juta yang terdiri atas sektor pertambangan, hotel, dan restauran, serta logistik. (mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler