Inilah Daftar Nama Perampok Ditembak Mati, Salah Satunya si Kapten

Selasa, 05 Mei 2020 – 09:33 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana (tengah) pimpin jumpa pers penangkapan tiga tersangka perampokan minimarket, Senin (27/4). Foto: ANTARA/Fianda Rassat

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah kasus perampokan minimarket terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya saat masih terjadi pandemi virus corona COVID-19.

Pihak kepolisian melakukan tindakan tegas. Sebagian pelaku perampokan ditembak mati karena melawan saat hendak ditangkap.

BACA JUGA: Warga Boleh Bekerja Lagi, Suara Mobil dan Sepeda Motor Menderu di Pagi Hari

Dari rangkuman JPNN, selama beberapa pekan ini ada beberapa perampokan minimarket yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dari kasus itu, ada tiga pelaku yang ditembak mati.

Pertama adalah YS. Dia merupakan anggota dari kawanan perampok yang menyasar minimarket di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

BACA JUGA: Siswa SMA Masuk Sekolah Lagi 13 Mei, SMP Sepekan Kemudian

YS sendiri ditembak mati pada Kamis (16/4) lalu di Jalan Masjid Al Wustho, Pondok Bambu, Duren Sawit. Ketika itu, YS beraksi bersama tiga orang rekannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, dalam perampokan itu YS dibantu rekannya yakni A, AA, dan AR.

BACA JUGA: Tompi Sebut Pernyataan Andre Rosiade Sungguh Berbahaya dan Menyesatkan

“Untuk AA dan AR ditangkap dalam keadaan hidup, YS meninggal dunia. Lalu A kabur ketika ditangkap, masih buron,” ujar Yusri pada 17 April.

Kedua, perampok yang ditembak mati adalah FS. Dia merupakan kapten komplotan perampok yang beraksi di Bekasi, Serang, dan Tangerang.

FS terakhir beraksi bersama komplotannya pada 17 April lalu di Bekasi. Setiap beraksi, FS selalu bersama empat rekannya yakni MT, DN, HS, dan F.

Untuk MT dan DN diketahui sebagai residivis kasus serupa yang ditangkap beberapa tahun lalu.

“Pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas karena melawan ketika ditangkap. Dia meninggal dunia ketika dalam perjalanan ke rumah sakit,” kata Yusri pada Kamis (23/4) lalu.

Ketiga, perampok yang juga ditembak mati adalah AB.

Dia adalah kawanan perampok yang menyasar minimarket di Depok, Jawa Barat pada 15 April.

Saat menjalankan aksinya, AB dibantu rekannya yakni IB, A, dan T.

Selain mengambil uang dan sejumlah barang, kawanan perampok ini juga menyekap karyawan dengan cara mengurung di dalam kamar mandi.

Setelah dilakukan pengejaran beberapa hari, kawanan rampok itu berhasil ditangkap.

“Satu pelaku ditembak mati, tiga lainnya sudah ditangkap juga,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, 27 April lalu.

Namun, dari sejumlah kasus yang diungkap, masih ada kawanan perampok yang belum tertangkap.

Mereka adalah perampok yang beraksi di Bogor, Jawa Barat pada 21 April lalu.

Dalam kejadian itu, kawanan perampok menyekap dua karyawan minimarket dan mengancamnya dengan senjata tajam.

Total, ada puluhan juta rupiah uang yang dibawa kabur perampok. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler