Inilah Kantor Wali Kota yang Disebut Termegah di Indonesia

Selasa, 27 November 2018 – 14:19 WIB
Kantor Wali Kota Tangerang Selatan. Foto-foto: diambil dari pojok banten

jpnn.com, TANGSEL - Kota Tangerang Selatan atau Tangsel merayakan puncak hari ulang tahun ke-10 Senin (26/11) kemarin. Meski usia masih muda, Tangsel telah menjelma menjadi kota yang maju.

Tangsel yang berbatasan langsung dengan ibu kota Jakarta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Sejak berpisah dari Kabupaten Tangerang pada tahun 2008, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tangsel naik berlipat ganda setiap tahun.

BACA JUGA: Dor! Polisi Gulung Komplotan Maling Tabung Gas

Pada tahun 2010 misalnya, PAD Tangsel hanya Rp 88 miliar dengan total APBD Rp 663 miliar. Namun pada 2018, target PAD Tangsel melejit menjadi Rp 1,4 triliun dengan total APBD Rp 3,4 triliun.

BACA JUGA: Kapolres Izinkan Tablig Akbar UAS asal Tak Berbau Politik

Selain dari PAD, Tangsel juga diproyeksikan mendapatkan pendapatan dari pajak daerah Rp 1,2 triliun, retribusi daerah Rp 80 miliar, pendapatan asli lain-lain Rp 113 miliar, dana perimbangan Rp 746 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp 760 miliar. Total target pendapatan daerah Tangsel 2018 sebesar 2,9 triliun.

Tingginya pendapatan daerah menjadi salah satu penilaian Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta untuk memberikan penghargaan bergengsi kepada Pemkot Tangsel tahun 2017 lalu.

BACA JUGA: Edan, Wandi Ajak Teman Menggilir Pacar Sendiri

Pemkot Tangsel mendapat penghargaan Kategori Terbaik Pertama Indeks Kondisi Keuangan Daerah Regional Jawa dari UGM.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Rektor UGM bersama dengan Kementerian Dalam Negeri kepada Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

Kondisi pendapatan daerah di Kota Tangsel juga membuat Airin leluasa membangun daerahnya.

Salah satu terobosan Airin yang patut diacungi jempol yakni membangun gedung pusat pemerintahan Kota Tangsel yang menghabiskan anggaran ratusan miliar.

Gedung yang berdiri di lokasi eks Kantor Kawedanaan Ciputat, Kecamatan Ciputat itu disebut-sebut sebagai kantor wali kota termegah di Indonesia.

Kantor ini berbeda dari kantor pemerintahan pada umumnya. Sentuhan Airin sebagai wanita yang suka keindahan tergambar jelas di kantor yang dibangun secara bertahap sejak tahun 2014 tersebut.

Kantor berlantai tujuh itu lebih mirip mal. Halaman kantor dihiasi dengan tanaman bunga dan pepohonan. Di bagian depan tampak kolam kecil. Di bagian tengah tampak sebuah taman yang indah.

Kantor yang berlamat di Jalan Raya Maruga itu juga memiliki gedung parkir sendiri, terpisah dari kantor pemerintahan.

Di lantai 5 terdapat jembatan penghubung antara gedung parkir dan kantor pemerintahan, sehingga pengunjung bisa menyeberang tanpa harus turun ke basement.

Uniknya, tempat parkir di lantai 1, 2, dan 3 dikhususkan untuk perempuan. Lagi-lagi Airin tahu betul kebutuhan wanita yang kesulitan memarkir kendaraan di gedung bertingkat.

Setiap tiang di lantai 1-3 dipasangi tulisan ‘ladies parking’ atau tempat parkir khusus perempuan.

Pengemudi laki-laki dilarang parkir di tempat tersebut. Mereka hanya boleh parkir di lantai 4, 5, 6 dan 7.

Selain kantor wali kota, ada tujuh gedung lain yang dibangun di lokasi tersebut, di antaranya lima gedung SKPD dan plaza rakyat.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berkantor di gedung tersebut, kecuali instansi teknis, seperti Dinas Pekerjaan Umum.

Selain gedung, juga sedang dibangun masjid. "Dengan adanya gedung baru ini, kami akan meningkatkan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Tangsel,” ucap Airin. (one/pojoksatu)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dewan Minta BKPP Tegas Menindak PNS Gabung LSM


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler