Inilah Sosok yang Membuat Menteri Yuddy Cabut Laporan

Kamis, 10 Maret 2016 – 18:07 WIB
Suswono. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA - ‎Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Suswono jadi penjamin buat guru honorer Mashudi, pelaku ancaman melalui pesan singkat (SMS) kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi.

Suswono mengaku mau menjadi penjamin Mashudi, lantaran guru honorer itu memiliki tanggung jawab sebagai kepala keluarga di Brebes, Jawa Tengah.

BACA JUGA: Jaksa Minta Hakim Jatuhkan 3 Tahun Bui untuk Penyuap Bu Dewie

"Warga lagi punya masalah dan tak ada keluarga di Jakarta, tentu saja (dengan pertimbangan,) kemanusiaan saya tergerak," ujar dia di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/3).

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR dapil Jawa Tengah IX periode 2004-2009 ini, mengaku dimintai tolong dari keluarga Mashudi untuk memediasi permasalahan tersebut kepada Yuddy.

BACA JUGA: Berapa Kali SMS Ancaman Itu Diterima Menteri Yuddy?

"Saya dulu anggota DPR dapil Brebes. Jadi sampai sekarang komunikasi dengan keluarga Brebes masih jalan. Dia minta bantuan keluarga untuk bisa membantu persoalan suami," jelasnya.

Lantas, ‎Suswono menemui Mashudi di rutan Polda Metro Jaya. Dalam pertemuan itu, dia mendorong agar Mashudi menyesali perbuatannya dengan menuangkannya dalam tulisan serta rekaman video.

BACA JUGA: Ketua MPR Ingatkan Jangan Persoalkan Perbedaan

Dua alat inilah yang dibawa Suswono untuk bertemu Yuddy, sehingga akhirnya menteri dari Partai Hanura itu mencabut laporannya.

Meskipun menjadi penjamin, Suswono ternyata tidak mengenal secara dekat terhadap pelaku.

"Belum kenal, maka setelah istri hubungi saya, saya telusuri apa akar masalahnya dan memang dia emosi karena tidak jadi diangkat menjadi pegawai tetap. Padahal sudah 16 tahun mengabdi," pungkas politikus PKS itu. (Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kata Ahok, Cucu Laki-laki Itu Tandanya...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler