Inilah Tawaran Bu Mega untuk Reunifikasi Korea

Rabu, 31 Mei 2017 – 05:35 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Gubernur Provinsi Jeju Won Hee-ryong dalam jamuan gala dinner di Jeju, Selasa (30/5). Foto: DPP PDIP for JPNN.Com

jpnn.com, JEJU - Gubernur Provinsi Jeju di Korea Selatan (Korsel) Won Hee-ryong menggelar gala dinner untuk menyambut kehadiran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di provinsi berstatus otonomi khusus itu Selasa (30/5) malam.

Sebagaimana siaran pers DPP PDIP, Megawati berada di pulau terbesar di Korsel itu untuk menjadi pembicara kunci pada konferensi Jeju Forum for Peace and Prosperity 2017, Kamis (31/5)

BACA JUGA: Menebar Spirit Reunifikasi Dua Korea dari Taman Bonsai

Hee-ryong mengatakan, selama ini Korsel sangat terbantu oleh peran Indonesia yang menjembatani hubungan Negeri Gingseng itu dengan Korea Utara. “Ibu Mega adalah orang utama dan penting untuk menjembatani Korut dan Korsel,” ujarnya melalui penerjemah.

Megawati memang memiliki tempat spesial bagi Korsel. Bahkan, di Jeju ada taman bernama Megawati Soekarnoputri Garden.

BACA JUGA: Korsel Ingin Indonesia Menjembatani Hubungan dengan ASEAN

Menurut Hee-ryong, rakyat Jeju sangat menghormati dan menyayangi Megawati. Selama ini, Presiden RI Kelima itu aktif menjadi jembatan bagi Korsel dengan Korut ataupun dengan Indonesia.

BACA JUGA: Korsel Minta Bantuan Mega untuk Mendorong Reunifikasi Korea

Karenanya Hee-ryong meyakini kunjungan Megawati akan berdampak positif bagi perdamaian di Semenanjung Korea. “Pemerintah Korea yang baru butuh dukungan kuat dalam memelihara perdamaian di Semenanjung Korea,” tuturnya.

Sedangkan Megawati mengaku senang karena selalu memperoleh sambutan hangat setiap mengunjungi Jeju. “Pemandangannya yang indah dan makanannya yang enak selalu membuat saya lebih muda sepuluh tahun,” ujarnya disambut aplaus dan tawa.

Presiden perempuan pertama di Indonesia itu lantas menyinggung tentang upaya mempertemukan Presiden Korsel Moon Jae-in dengan Pemimpin Korut Kim Jong-un. Pulau Jeju pun menjadi pilihan utama Megawati untuk mempertemukan kedua kepala negara yang berseteru itu.

“Alangkah baiknya kalau pertemuan dilakukan di Pulau Jeju, dan untuk itu saya harus dapat izin serta dukungan dari gubernur dan anggota DPR Jeju,” katanya.

Penerima gelar doktor honoris causa dari Korea Maritime and Ocean University itu lantas mengenang petuah ayahya bahwa bangsa yang dipisahkan bisa disatukan lagi. Ramalan Bung Karno itu juga sudah terbukti pada Jerman yang bisa menyatu lagi setelah puluhan tahun terpisah menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur.

“Ayah saya mengatakan, pasti bisa (bersatu lagi, red) sepanjang darah bangsa itu masih ada. Dan pada kenyataannya sekarang Jerman sudah bersatu.

Karenanya Megawati pun meyakini hal itu bisa terjadi pada Korea yang saat ini terbelah antara Korea Selatan dan Korea Utara. “Oleh sebab itu saya juga yakin suatu saat Korea pasti bersatu. Semua itu tergantung pada rakyat Korea,” tegasnya.(ara/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bu Mega Segera Temui Presiden Korea, Inilah Misinya


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler