Innalillahi, Bayi dengan Usus Terburai Asal Lawas Itu Meninggal Dunia

Selasa, 09 Mei 2017 – 18:23 WIB
Ilustrasi. Foto: pixabay

jpnn.com, MEDAN - Bayi perempuan yang menderita kelainan usus terburai asal Desa Bulusonik, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Sumut, meninggal dunia.

Bayi yang belum diberi nama oleh ibunya Nurromayanti Nasution itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Senin (8/5) sekitar pukul 03.00 WIB.

BACA JUGA: Modal Seragam Polisi Milik Abang, Mahasiswa Ini Peras Keluarga Tahanan

Kasubbag Humas RSUP H Adam Malik, Masahadat Ginting menjelaskan, bayi ‘usus di luar’ sempat ditangani selama lima jam di IGD RSUP H Adam Malik setelah dirujuk, Minggu (7/5) malam dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sibuhuan, Padang Lawas.

Selama penanganan di RSUP H Adam Malik, bayi dalam kondisi tidak stabil. Begitu juga Keadaan Umum (KU), disebutnya tidak baik.

BACA JUGA: Sering Diteror Arwah Korban, Kelakuan Pembunuh Ini Jadi Mirip Orang Gila

“Selama berada di IGD, bayi diberi perawatan intensif, namun akhirnya meninggal dunia, karena tidak ada siapa-siapanya di sini, jadi langsung kita pulangkan ke kampung halamannya,” kata Masahadat.

BACA JUGA: Polisi Turunkan 475 Personel Amankan Rekonstruksi Kasus Andi Lala Cs

Bayi perempuan dengan kondisi usus di luar asal Padanglawas akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum

Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Senin (8/5). Foto: Parlindungan/Sumut Pos

Sementara Direktur Utama RSUP H Adam Malik, dr Bambang Prabowo MKes mengatakan, bayi malang berasal dari Desa Bulusonik, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padanglawas itu masuk ke IGD RSUP Haji Adam Malik selama dua hari.

“Saat lahir berat badannya 2,3 kilogram, dalam kondisi lemah, tampak ususnya di luar, Oro Gastric Tube (OGT) terpasang, infus dari luar terpasang, menangis lemah, frekuensi pernafasan atau Respiration Rate (RR) 40x/menit,” terangnya.

Begitu juga dikatakan Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Haji Adam Malik, dr Mardianto SpPD.

Menurut dia bayi tersebut saat masuk memang dalam kondisi buruk. Kendati begitu penanganan yang diberi RSUP H Adam Malik sudah sesuai prosedur darurat.

“Teknis penanganannya sudah sesuai ke darurat, dan tidak hanya infus aja, melainkan termasuk obat-obatan dan lainnya,” katanya singkat. (ain/azw)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumah Kasek Digerebek Polisi, Eh... Ternyata Salah Sasaran, Ampun Deh...


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler