Innalillahi, Sutarno Meninggal Dunia Setelah Terjebak Banjir di Pasar Minggu

Sabtu, 20 Februari 2021 – 18:53 WIB
Petugas mengevakuasi warga da juga sejumlah anak kucing yang terjebak banjir di Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Jakarta Selatan mengakibatkan banjir di sejumlah titik di kawasan tersebut.

Tak hanya merendam permukiman warga, banjir kali ini menelan korban jiwa, seorang pria paruh baya, Sutarno (56) di RT 013/ RW 06, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2) pagi tadi.

BACA JUGA: Mercy Hingga Alphard Tenggelam di Kemang

Informasi kejadian nahas itu dibenarkan oleh Camat Pasar Minggu Arief Wibowo.

Arief mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 07.30 WIB. "Iya, tadi pagi kejadiannya,” ungkap Arief saat dikonfirmasi, Sabtu.

BACA JUGA: Banjir Kemang, Bu Lurah Novia: Kalau Mau Mengungsi Jangan Tunggu Air Sudah Tinggi

Menurut Arief, Sutarno meninggal dunia lantaran terjebak banjir sendirian dalam kondisi terkunci di kediamannya.

“Terjebak banjir di rumahnya, sedang berada di rumah sendiri dalam kondisi terkunci,” katanya.

BACA JUGA: Jakarta Banjir, Ferdinand Langsung Sebut Anies Takabur, Sombong, Bohong

Pria paruh baya tersebut diketahui meninggal saat keponakannya hendak ingin mengecek karena banjir makin tinggi.

“Keponakannya mau cek karena kondisi air tinggi, kemudian dibuka paksa pintunya sekitar pukul 07.30 WIB, pas dibuka ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dan mengambang,” katanya.

Kini, jenazah pria paruh baya itu sudah dievakuasi pihak kepolisian dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk dikebumikan di TPU Kampung Kandang Jagakarsa. (cr3/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler