Investor Arab Saudi Mau Garap Perikanan? Silakan...

Rabu, 01 Maret 2017 – 11:55 WIB
Nelayan Bongkar hasil tangkapan. FOTO: Malut Post/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Pemerintah Indonesia sudah menyiapkan berbagai agenda untuk memanfaatkan kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud beserta rombongannya. Salah satunya adalah menawarkan peluang investasi.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga punya penawaran untuk investor dari negeri kaya minyak itu. Yakni investasi di bidang perikanan ataupun pengembangan pulau-pulau kecil.

BACA JUGA: Raja Salman Datang, Ini Harapan Para Selebriti

Dirjen Perikanan Tangkap KKP Sjarief Widjaja mengatakan, pihaknya telah membuat draf nota kesepahaman (MoU) investasi di sektor perikanan dan pengolahannya. Harapannya, nota kesepahaman itu bisa menjadi jalan pengembangan pengolahan perikanan.

"Kalau Arab Saudi berminat kerja sama, nanti mereka bisa mendapatkan kebaikan karena ada reekspor ke tempat mereka," ujar Sjarief saat dihubungi,  Rabu (1/3).

BACA JUGA: Raja Salman ke Istana Bogor, Ahok: Saya Mau Nonton BCL

Menurut dia, investor Arab Saudi cukup tertarik pada industri pengolahan ikan, terutama ikan kaleng. Pasalnya, kebutuhan ikan kemasan di Arab Saudi cukup besar terutama untuk jemaah umrah dan haji.

"Inti dari kerja sama adalah bagaimana perkembangan produk Indonesia dikonsumsi oleh masyarakat Saudi. Jumlah jamaah umrah haji luar biasa jadi bisa meningkatkan ekspor jika ada kerja sama," katanya.

BACA JUGA: Ahok Ikut Menyambut Raja Salman, Salaman nggak ya?

Tidak hanya itu, kata Sjarief, KKP juga menyodorkan penawaran kerja sama pengembangan pulau-pulau kecil yang ada di Indonesia. Hal ini juga menjadi jalan bagi program pemerintah untuk mengembangkan potensi wisata bahari.

"Salah satunya investasi itu ada beberapa peluang di pulau kecil," katanya.

Menurut data BKPM, realisasi investasi Arab Saudi di Indonesia dari 2012 hingga 2016 mencapai USD 34,5 juta. Sektor investasi yang digarap Arab Saudi di Indonesia adalah industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi pengo, hotel dan restoran (USD 2,6 juta, perdagangan dan reparasi (USD 2,4 juta), pertambangan (USD 300 ribu), perumahan dan kawasan industri serta perkantoran (USD 295 ribu), serta jasa dan lain-lain senilai USD 119 ribu.(cr2/JPG)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelajar di Bogor Sudah Bersiap Sambut Raja Salman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Raja Salman   Arab Saudi   KKP  

Terpopuler