Irjen Abdul Rakhman Baso Tegaskan Satgas TNI dan Polri Masih Memburu Ali Kalora Cs

Sabtu, 01 Mei 2021 – 12:46 WIB
Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Abdul Rakhman Baso, saat memberi keterangan kepada wartawan, usai buka puasa bersama dengan sejumlah pimpinan media cetak dan elektronik serta wartawan di Rumah Jabatan Kapolda, di Palu, Jumat (30/4/2021). Foto : ANTARA/ (Sulapto Sali)

jpnn.com, PALU - Satuan Tugas Madago Raya, sebelumnya bersama Satgas Tinombala, masih terus memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kapolda Sulteng Inspektur Jenderal Abdul Rakhman Baso menyatakan Satgas Madago Raya kehilangan jejak para buronan atau daftar pencarian orang (DPO) kelompok MIT pimpinan Ali Kalora Cs.

BACA JUGA: Pembantaian oleh Kelompok Ali Kalora di Sigi, 49 KK Mengungsi

Namun, dia memastikan saat ini Satgas TNI dan Polri yang tergabung dalam Operasi Madago Raya tahap dua, masih melakukan pengejaran terhadap para terduga DPO tersebut.

"Yang kami lakukan selama ini baik human intelijen maupun ITE agak terputus, tetapi bukan berarti kami tidak melakukan upaya pengejaran," kata Irjen Abdul Rakhman Baso Jumat (30/4) malam terkait terputusnya informasi tentang keberadaan kelompok tersebut saat ini.

BACA JUGA: KKB Lebih Bengis, Solid, Bersenjata Canggih, Mampukah Densus 88 Menaklukkannya?

Kapolda menjelaskan akan mengganti personel yang telah lama bertugas di Satgas Madago Raya untuk melakukan penyegaran.

Dia berharap pergantian personel tersebut bisa menjadi motivasi dan semangat baru untuk memburu dan menangkap para terduga DPO MIT Poso.

BACA JUGA: Densus 88 Antiteror Sudah Menangkap 32 Orang Anak Buah Ali Kalora

Dari data pihak kepolisian, saat ini anggota kelompok MIT Poso masih tersisa sembilan orang. Irjen Abdul Rakhman Baso menegaskan tidak ada pengenduran pengejaran kepada mereka walaupun dalam bulan suci Ramadan.

“Walaupun begitu, kami tetap menghormati bagaimana kesucian bulan Ramadan ini sebagai bulan penuh rahmat ampunan,” ujarnya.

Jenderal Polri bintang dua itu kembali mengimbau para terduga DPO kelompok MIT Poso untuk segera menyerahkan diri.

“Sampai sekarang saya mengimbau kepada saudara-saudara kita, coba menyerahkan diri, kembali dengan baik-baik, kami proses hukum, karena negara kita ini negara hukum. Itu yang paling utama yang saya harapkan,” kata Irjen Abdul Rakhman Baso.

Sebelumnya, pihak kepolisian menemui titik terang keberadaan Ali Kalora CS, setelah beberapa kali terjadi kontak tembak antara satgas dan kelompok sipil bersenjata tersebut, pada Maret lalu.

Ali Kalora juga sempat dikabarkan terkena tembakan namun melarikan diri. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler