Irjen Dedi Bertanya tentang Vaksinasi Covid-19, Begini Jawaban Ustaz Dasad Latif

Jumat, 12 Maret 2021 – 20:32 WIB
Penceramah kondang Ustaz Dasad Latif (kanan) bersama Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo. Foto: Istimewa

jpnn.com, KALTENG - Penceramah kondang Ustaz Dasad Latif mengatakan vaksinasi Covid-19 merupakan bentuk ikhtiar melawan wabah virus corona. Oleh karena itu, ulama asal Sulawesi Selatan (Sulsel) ini meminta masyarakat mendukung program vaksinasi Covid-19 yang tengah digencarkan pemerintah.

Ustaz Dasad menyampaikan itu saat menjawab pertanyaan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Inspektur Jenderal (Irjen) Dedi Prasetyo terkait vaksinasi Covid-19 yang tengah digencarkan pemerintah.

BACA JUGA: Angka Kejahatan Turun di Kalteng, Irjen Dedi Langsung Susun Rencana di 2021

"Kami sedang sosialisasi vaksinasi nasional di Kalteng. Ada sebagian masyarakat meragukan vaksin. Bagaimana pandangan vaksinasi dalam agama menurut ustaz?" tanya Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (12/3).

Ustaz Dasad yang tengah berada di Kalteng untuk berceramah itu mengatakan bahwa umat Islam tentu berdoa supaya wabah Covid-19 ini segera selesai.

BACA JUGA: Pengin Kencing di Tengah Hutan, Ustaz Dasad Latif Turun dari Kiri, Sopirnya dari Kanan, Terjadilah..

Hanya saja, dia mengingatkan umat Islam tetap harus berikhtiar. Salah satu bentuk ikhtiar mengakhiri wabah Covid-19 itu ialah dengan vaksinasi.

"Vaksinasi ini adalah ikhtiar atau upaya. Biar kita berdoa terus, tidak akan selesai tanpa adanya ikhtiar. Kami minta doa dilindungi dari wabah, ikhtiarnya vaksin," kata Ustaz Dasad.

BACA JUGA: Rindu Tatap Muka, Guru dan Tendik Antusias Menyambut Vaksinasi Covid-19

Ustaz Dasad lantas mencontohkan bagaimana Nabi Muhammad SAW meminta umatnya untuk memenangi suatu perang. Namun, kata dia, Nabi Muhammad pun ikut terlibat dalam peperangan tersebut sebagai upaya untuk meraih kemenangan.

Nah, Ustaz Dasad menyadari memang ada anggapan vaksin Covid-19 tidak sempurna.

Namun, dia mengingatkan bahwa hanya ciptaan Allah SWT yang sempurna.

Menurut dia, yang terpenting adalah vaksin yang beredar dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Lebih lanjut Ustaz Dasad juga meminta polisi untuk mengawal program vaksinasi kepada masyarakat tersebut.

Dia menyadari hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi Korps Bhayangkara.

"Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, dari segi penegakan hukum, polisi sekarang lagi menggalakkan vaksinasi. Semoga rakyat Kalteng sehat walafiat dan divaksin," tuntas pria kelahiran 21 Desember 1973 itu. (tan/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler