Irjen Setyo Budiyanto Kirim Pasukan Brimob Tambahan ke Labuan Bajo, Ada Apa?

Senin, 01 Agustus 2022 – 07:36 WIB
Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto. ANTARA/Kornelis Kaha

jpnn.com, KUPANG - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Setyo Budiyanto mengirim pasukan Brimob tambahan ke Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Penambahan pasukan itu dilakukan menyusul terjadinya berbagai aksi demonstrasi oleh pelaku wisata menolak kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo.

BACA JUGA: Ini Kata Irjen Dedi soal Penarikan Bharada E ke Satuan Brimob

"Polda mengirimkan tambahan anggota untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang berwisata di sejumlah kawasan wisata Labuan Bajo," kata Irjen Setyo melalui pesan WhatsApp di Kupang, Minggu malam (31/7).

Demikian disampaikan jenderal bintang dua itu saat dikonfirmasi tentang keberangkatan personel Brimob Polda NTT ke kawasan wisata super prioritas tersebut.

BACA JUGA: Begini Pengakuan Ajudan Ferdy Sambo soal Brigadir J Menodongkan Pistol

Walakin, Irjen Setyo tidak memerinci jumlah pasti personel Brimob Polda NTT yang bertolak menuju Labuan Bajo.

Dia hanya mengatakan pasukan tambahan itu yang dikirim untuk BKO di Labuan Bajo jumlahnya masih wajar.

BACA JUGA: Mengenal Jabatan Kasatgassus yang Diemban Irjen Ferdy Sambo, Spesial, 3 Kapolri di Belakangnya

"Masih wajar. 'Kan banyak juga lokasi atau tempat wisata dan wisatawan yang datang ke Labuan Bajo," ujar Irjen Setyo Budiyanto.

Eks direktur penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengeklaim situasi di Labuan Bajo saat ini masih dalam keadaan kondusif.

Kendati demikian, untuk lebih menjamin keselamatan dan keamanan masyarakat serta wisatawan, Polda NTT perlu menambah personel di daerah itu.

"Penambahan personel di Labuan Bajo dipandang perlu agar tercipta situasi kamtibmas yang baik," kata perwira tinggi lulusan Akpol 1989.

Sejumlah pelaku wisata di Labuan Bajo sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di sejumlah titik daera itu dalam beberapa hari terakhir.

Demonstrasi itu untuk menolak kenaikan harga tiket masuk Pulau Komodo yang semula Rp 150 ribu menjadi Rp 3,75 juta per orang. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler