IRRA Siap Menjadi Distributor Healthcare Kelas Dunia

Senin, 24 Oktober 2022 – 22:35 WIB
PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) siap menjadi perusahaan distributor consumer health kelas dunia. Foto: Dok. PT IRRA

jpnn.com, JAKARTA - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) siap menjadi perusahaan distributor consumer health kelas dunia.

Senior advisor IRRA Hendra Kartasasmita mengatakan perusahaannya bukan sekadar distributor alat kesehatan.

BACA JUGA: Gandeng Medtronic, IRRA Pasarkan Alat Kesehatan Berkualitas di Indonesia

“Kami akan membangun ekosistem sendiri dengan standar consumer health product company yang memiliki SKU (Stock Keeping Unit) jauh lebih banyak daripada perusahaan medis biasa. Kami terapkan sistem tersebut agar IRRA bisa berkembang menjadi consumer health & medical distribution company yang setara dengan perusahaan-perusahaan multinasional, karena IRRA harus terus bergerak membesar, tak boleh berhenti,” ujar Hendra.

Hendra yang berpengalaman lebih dari 35 tahun di perusahaan multinasional di berbagai negara mengatakan tidak hanya mempertahankan sistem dan visi misi IRRA sebagai perusahaan HiTech Healthcare Solution, tetapi juga memperkuatnya dengan menerapkan best practice yang digunakan di perusahaan multinasional.

BACA JUGA: Bidan Tidur di Ruangan Puskesmas, Perawat Pria Masuk & Mencium Bagian Sensitif, Baju Terbuka

"Langkah selanjutnya yang akan dilakukan IRRA adalah program digitalisasi, baik secara operasional maupun commercial, yang merupakan masa depan industri distribusi. Mengutip pernyataan Henry F. Jusuf, Director Strategy and Relations IRRA, dalam webinar bertema “Future Prospects Jakarta Composite Index in 2022” yang diselenggarakan oleh D’Origin, komunitas investor dan analis pasar modal akhir tahun lalu, pada fase keempat transformasi perusahaan, IRRA akan mengembangkan ekosistem terkait kebutuhan alat-alat kesehatan dengan mempersiapkan platform dengan membuat aplikasi medical devices, e-healthcare services dan big data," katanya.

Tahun ini IRRA mengalokasikan belanja atau capital expenditure sebesar Rp 30 miliar hingga Rp 50 miliar untuk pengembangan bisnis distribusi.

BACA JUGA: Terkuak Isi Catatan di Buku Hitam Ferdy Sambo

"Tahun lalu, IRRA menambah jaringan distribusi hingga menjadi 123 sub-distributor per akhir tahun 2021. Melalui aksi tersebut, jumlah pelanggan IRRA turut meningkat hingga 140% menjadi 1.137 pelanggan. Juga untuk indirect coverage kini menjadi sebesar 14.694," ungkap Hendra yang sangat berperan dalam memberikan advice kepada IRRA untuk menjadi world class company.

Menurutnya, IRRA sedang berfokus untuk memperbesar segmen non-pemerintah karena pertumbuhan segmen tersebut masih tinggi.

"Adapun penjualan untuk segmen non-pemerintah sepanjang tahun 2021 naik signifikan hingga 247 persen YoY menjadi Rp 663,8 miliar. Sementara penjualan untuk segmen pemerintah tumbuh sebesar 76 persen YoY menjadi Rp 655,1 miliar," sambung pria yang pernah berkarier di Black & Decker Asia Pacific di Singapura, Unilever Indonesia di Amsterdam & Indonesia serta Reckitt Benckiser East Asia sebagai CEO Indonesia dan Corporate Development Director East Asia di Korea & Filipina.

"Dalam upaya memperluas pasar, IRRA turut berpartisipasi dalam The 34th Hospital Expo 2022, yaitu pameran alat-alat kesehatan dan kebutuhan rumah sakit terbesar di Asia Tenggara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 19-22 Oktober 2022 lalu," kata Hendra. (rhs/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler