Israel Makin Songong, Palestina Salahkan Trump

Selasa, 26 Desember 2017 – 09:00 WIB
Presiden Amerika Donald Trump. Foto: AFP

jpnn.com, TEPI BARAT - Rencana Israel membangun pemukiman baru di wilayah Yerusalem Timur langsung mendapat kecaman dari otoritas Palestina. Mereka menyalahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas kebijakan Israel yang semakin agresif itu.

’’Arogansi kolonial Israel ini tidak akan terjadi seandainya Presiden AS Donald Trump tidak memutuskan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel,’’ bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Palestina sebagaimana dilansir Al Jazeera, Senin (25/12).

BACA JUGA: Tel Aviv: Guatemala Sahabat Sejati Israel

Palestina pantas marah. Sebab, Israel seakan mengabaikan resolusi Majelis Umum PBB Kamis (21/12) yang menegaskan bahwa pengakuan AS atas Jerusalem tidak sah dan harus dicabut.

Bukan hanya itu, 23 Desember tahun lalu Dewan Keamanan (DK) PBB juga mengeluarkan resolusi 2334 tentang larangan pembangunan permukiman oleh Israel di wilayah Palestina. Baik Yerusalem Timur maupun Tepi Barat.

BACA JUGA: Makin Songong, Israel Susun Rencana Baru Kuasai Yerusalem

Bukannya berhenti, Israel malah mengobral izin pendirian permukiman utamanya di Tepi Barat. Oktober lalu Israel memberikan izin pembangunan 15 permukiman baru di Hebron, Tepi Barat.

’’Pemerintahan Trump harus bertanggung jawab atas kejahatan baru yang dilakukan negara penjajah Israel kepada rakyat kami,’’ tegas pihak Kementerian Luar Negeri Palestina.

BACA JUGA: Uskup Agung Jakarta Tolak Yerusalem Ibu Kota Israel

Mereka mendesak Mahkamah Kriminal Internasional dan Pengadilan Internasional mengambil tindakan untuk mencegah langkah Israel. (sha/c19/any)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Indonesia Waspadai 3 Kebijakan AS


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler