Israel Panen Serangan di Dunia Maya

Sabtu, 10 Januari 2009 – 09:14 WIB
GAZA - Tak bisa melawan langsung Israel di medan tempur Gaza, jalan lain bisa ditempuh, yaitu perang di dunia mayaItu dilakukan para hacker yang bersimpati terhadap penderitaan Palestina akibat bombardir serdadu zionis.

Hacker dari berbagai negara bersatu membobol situs-situs penting Israel

BACA JUGA: Bank dan Otomotif Terpelanting, Gadget Tahan Banting

Mereka menggunakan forum-forum bawah tanah untuk mengoordinasikan serangan maya
Selain situs-situs milik pemerintah Israel, mereka meng-hack beberapa perusahaan bisnis, bank, dan media.

''Dari hasil penelitian kami, banyak situs yang dibobol oleh sekelompok hacker dari Iran, Lebanon, Maroko, maupun Turki

BACA JUGA: Bulan Ini Uji TV Digital

Tren itu terus berkembang,'' kata Bruce Jenkins, mantan Angkatan Udara Amerika Serikat sekaligus ahli IT dari Fortify Software, seperti dirilis situs berita VNUNet.com.

Situs yang berhasil di-hack, misalnya, portal berita online Israel terkemuka, YnetNews.com
Hacker Maroko yang menyebut dirinya TEAM-Evil memasukkan gambar-gambar kekerasan serangan Israel ke Gaza dan menampilkannya bersamaan dengan pesan-pesan propaganda.

''Fakta bahwa para hacker mampu menembus Domain TheNet dengan menggunakan password valid jelas sangat mengganggu,'' kata Jon Feder, pemimpin redaksi Ynet's.

Para hacker memang berhasil membobol sejumlah situs berdomain co.il setelah menembus database penyedia hosting Domain The Net Technologies

BACA JUGA: SpaceShip Komersial Sukses Uji Coba

Tentunya, mereka berhasil mendapatkan profil registrasi lengkap.

Selain media online, hacker menyerang situs resmi Bank DiscountPada situs tersebut, para pembobol dunia maya itu tidak menguras saldo bank, melainkan hanya meninggalkan pesan-pesan anti-Israel.

Para hacker Israel tak tinggal diam atas serangan tersebutMereka melawan balikYang pertama menjadi sasaran pembobolan hacker Israel adalah media elektronik Hamas, Al-Aqsa television networkSelain stasiun televisi, radio ikut dibobolSejak awal, media informasi milik Hamas tersebut memang menjadi target serangan militer Israel untuk dihancurkanTerbukti, pada hari kedua serangan, rudal-rudal Israel sudah mendarat di gedung media tersebut.

Kepada dua media itu, para hacker Israel dari Angkatan Pertahanan (IDF) mengacaukan gambar dan suara, lalu diganti dengan tampilan pesan mengejekIsinya: ''Pemimpin Hamas pasti sembunyi, lalu lari terbirit-birit meninggalkan kalian di garis depan.'' (ape/ami)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertama, Kapal Kargo Tenaga Surya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler