Israel Serang Masjidilaqsa, Fahira Idris: Biadab, Setara Teroris

Senin, 10 Mei 2021 – 23:47 WIB
Anggota DPD RI Fahira Idris. Foto: Humas DPD RI

jpnn.com, JAKARTA - Aksi provokasi dan teror Israel di Masjidilaqsa, kiblat pertama dan tempat suci bagi umat Islam di seluruh dunia terus terjadi berulang-ulang.

Menyerang umat lain yang sedang beribadah terlebih di tempat suci dan di bulan suci adalah tindakan keji, brutal, menginjak hak-hak asasi setara dengan aksi terorisme yang harus dihentikan.

BACA JUGA: Guspardi Gaus Kecam Aksi Tentara Israel Serang Masjidilaqsa

“Kecaman dan kutukan saja tidak cukup. Harus ada sanksi dan konsekuensi tegas dari dunia internasional terhadap aksi teror Israel ini terlebih ini bukan kali pertama,” ujar anggota DPD RI Fahira Idris dalam siaran pers pada Senin (10/5).

Fahira Idris mengungkapkan teror dan aksi brutal Israel di Masjidilaqsa sebenarnya secara langsung bukan hanya menyerang umat muslim di seluruh dunia tetapi juga penghinaan nyata terhadap penegakkan hak asasi manusia dan nilai-nilai kemanusiaan.

BACA JUGA: Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Disterilkan dari Virus Corona

Menurut dia, kecaman dan kutukan dunia terhadap Israel tidak akan mempan apalagi menghentikan aksi teror terhadap warga Palestina dan Masjidilaqsa.

“Dunia terutama negara-negara Islam diminta tunjukkan solidaritas yang lebih kuat agar kecaman dan kutukan berubah menjadi aksi nyata memberi sanksi tegas kepada Israel,” ujar Fahira.(fri/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA JUGA: Heboh Hujan Es di Masjidil Haram, Ustaz Yusuf Mansur Ingatkan Hal ini


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler