IstanaTegaskan tak Ada Uang Tebusan untuk Tiga WNI

Selasa, 20 September 2016 – 23:16 WIB
Abu Sayyaf cs. Foto: AFP

jpnn.com - JAKARTA—Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan bahwa pembebasan tiga WNI oleh militan Abu Sayyaf tanpa melibatkan uang tebusan

Dia mengatakan, pembebebasan tiga awak kapal yang diculik sejak 9Juli lalu itu merupakan hasil diplomasi Presiden Joko Widodo dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

" Itu prosedurnya sesuai dengan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama antara pemerintah Indonesia dan Filipina. Dan harapannya yang lainnya juga segera dibebaskan," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/9).

Pramono memastikan, ketiga WNI tersebut masih berada di Filipina untuk memenuhi syarat  administasi sebelum pulang ke Tanah Air.

BACA JUGA: Setelah Santoso, Kini Satgas Tinombala Fokus Buru Ali Kalora

 "Memulangkan mereka kan enggak bisa tiba-tiba. Untuk itu, dilakukan oleh Bu Menlu. Tapi kan Bu Menlu baru dari kunjungan luar negeri. Mudah-mudahan satu-dua hari ini segera terselesaikan," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui tiga WNI yang Theorus Kopong, Lorenz Koten, dan Emmanuel Arakin diculik sejak 9 Juli.

Ketiganya merupakan ABK kapal pukat tunda LD/114/5S milik Chia Tong Lim yang diculik di perairan kawasan Felda Sahabat, Tungku, Lahad Datu Sabah, Negara Bagian Malaysia. (flo/jpnn)

BACA JUGA: Istri Irman Gusman: Malam Itu Suami Saya...

BACA JUGA: Pelototi Ditnarkoba, Tito Siap Depak Perwira yang Nakal

BACA ARTIKEL LAINNYA... ‎Cerita Istri Irman Gusman: Kasar Sekali Mereka


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler