Istri Digoda Lelaki Lain, Pria Ini Mengamuk dengan Parang di Pasar

Senin, 08 Juni 2020 – 10:54 WIB
Pria berinisial AP yang membawa parang ke pasar ditahan di Mapolsek Puncu, Kediri. Foto: ngopibareng/Ist

jpnn.com, KEDIRI - Seorang pria berinisial AP mengamuk mengibas-ibaskan sebilah pedang di pasar hewan Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kediri, Jatim

Pria ini akhirnya diamankan polisi setelah sebelumnya babak belur dihajar pengunjung pasar hewan tersebut.

BACA JUGA: Tolong Para Suami Tahan Diri, Jangan Menghamili Istri saat Pandemi Corona

Entah apa yang merasuki pria tersebut. Dia mendadak masuk pasar sambil berteriak-teriak mengamuk sambil membawa pedang dan menantang duel warga di pasar hewan. Dia juga mengacungkan dan mengibas-ibaskan pedang di tangannya.

Tentu saja aksi AP ini membuat pengunjung pasar hewan ketakutan dan berusaha menghindar. Pasar hewan saat itu sedang ramai.

BACA JUGA: Orang Lain Sedang Berpuasa, Pasangan Selingkuh ini Malah Asyik di Kamar Hotel, Kena deh

Saat pria itu sedikit tenang, keamanan pasar hewan mendekatinya.
 
Ketika pria itu lengah, keamanan pasar melumpuhkan dan mengamankan pedang pria itu. Yang terjadi selanjutnya adalah pria itu menjadi sansak hidup orang yang ada di pasar hewan.

Beruntung polisi yang berpatroli segera menghentikan aksi main hakim sendiri itu.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Corona Mengganas Lagi, Ketua Dewan Bunuh Diri, Don Juan

"Saat ini sedang dilaksanakan pemeriksaan. Kami sedang mendalami motif dari orang yang mengamuk menggunakan pedang tersebut. Orang itu diamankan dan telah dilaksanakan visum, karena yang bersangkutan sempat diamuk massa dan mengacung-acungkan pedang sambil mengamuk sehingga membuat massa di sekitar menjadi terganggu," ujar Kapolsek Puncu AKP Bowo Wicaksono.

Dari keterangan pelaku, berencana mendatangi seseorang di wilayah Kecamatan Tarokan Kediri yang dituduh menggoda istrinya.

Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku merasa tersinggung saat dilihat sejumlah orang di pasar hewan.

AP kemudian berhenti dan mengajak duel semua orang yang berada di sekitar pasar sambil mengacungkan parang yang dibawanya.

"Ada dugaan pelaku mengalami depresi karena dua kali gagal membina rumah tangga," katanya. (ngopibareng/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler