Istri Irjen Ferdy Sambo Diduga Selingkuh dengan Brigadir Yosua, Kapolres: Agak Sensitif

Selasa, 12 Juli 2022 – 17:45 WIB
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto saat memberikan keterangan di Mapolres Jaksel, Selasa (12/7). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Isu perselingkuhan antara Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat dengan istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Sambo berembus di tengah pengusutan kasus penembakan yang dilakukan Bharada E.

Saat ditanya wartawan, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto pun langsung menanggapi isu tersebut.

BACA JUGA: Soal Brigadir Yosua Diduga Melecehkan Istri Irjen Sambo, Pengamat Kepolisian Bilang Begini

Namun, dia tak mau menjelaskan secara perinci, sebab itu menyangkut privasi.

"Kami agak sensitif menyampaikan ini," kata Budhi di Mapolres Metro Jaksel, Selasa (12/7).

BACA JUGA: Tembakan Bharada E Tembus ke Mulut Brigadir Yosua, Ada Juga Luka Sayatan

Perwira menengah Polri itu menyebut dugaan perselingkuhan tersebut merupakan ranah penyidikan.

"Tentunya itu masuk dalam materi penyidikan yang tidak dapat kami ungkap ke publik," kata Budhi.

BACA JUGA: Inilah 2 Kata dari Mulut Brigadir Yosua saat Istri Irjen Ferdy Sambo Bereaksi, Ya Ampun

Brigadir Nofryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J tewas dalam baku tembak dengan Bharada E di kediaman pribadi Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.

Insiden berdarah itu terjadi pada Jumat (8/7) pukul 17.00 WIB, di rumah jenderal bintang dua itu, di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jaksel.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan pada saat kejadian, Irjen Ferdy Sambo sedang tidak ada di rumah.

"Kadiv Propam tidak ada di rumah karena sedang tes PCR," kata Brigjen Ramadhan di Mabes Polri, Senin (11/7) malam.

Menurut penjelasan Brigjen Ramadhan, peristiwa baku tembak itu terjadi setelah Brigadir J keluar dari kamar istri Kadiv Propam Polri, Putri Ferdy Sambo.

Dia menjelaskan Brigadir J awalnya masuk ke kamar pribadi eks Dirtipidum Bareskrim itu saat Putri Ferdy Sambo sedang beristirahat.

Setelah memasuki kamar, J disebut melecehkan istri perwira tinggi Polri itu sembari menodongkan senjata api.

"Brigadir J melakukan tindakan pelecehan dan juga menodongkan senjata pistol kepada istri Pak Kadiv," beber Brigjen Ramadhan.

Ketika itu, istri Irjen Sambo sempat berteriak minta tolong. Teriakan itu membuat Brigadir J panik dan langsung keluar kamar.

Rupanya, teriakan Putri menarik perhatian Bharada E yang saat itu berada di lantai dua rumah tersebut.

Brigjen Ramadhan mengatakan jarak antara Brigadir J dan Bharada E sekitar sepuluh meter.

"Dari atas tangga jarak sepuluh meter, (Bharada E) bertanya ada apa? Namun, direspons tembakan oleh Brigadir J," ungkap Ramadhan.

Setelah itu, antara kedua polisi tersebut terlbat baku tembak dan berakhir dengan kematian Brigadir J. (cr3/jpnn)

 

Catatan Redaksi JPNN.com :
Sesuai hasil pertemuan Dewan Pers dengan JPNN.com pada Senin, 18 Juli 2022, berita ini masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut.

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Brigadir J Tewas Ditembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Poengky Bereaksi Tegas


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Elfany Kurniawan, Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler