Isu Pulau Tembelan Dilelang Rp 1,4 Triliun, Gubernur Kepri Minta Aparat Bergerak

Jumat, 27 Agustus 2021 – 11:01 WIB
Pemandangan Pulau Tambelan, Kabupaten Bintan, Kepri. ANTARA/HO-Instagram Wonderfull_Tambelan

jpnn.com, BINTAN - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad merespons isu Pulau Tembelan di Kabupaten Bintan dilelang dengan harga Rp 1,4 triliun melalui platform media sosial Instagram. 

Gubernur Ansar meminta aparat penegak hukum maupun camat di Kecamatan Tembelan segera menelusuri isu tersebut agar tidak memicu kehebohan. 

BACA JUGA: Sandiaga Terus Berupaya Buka Pariwisata Kepri Lewat Travel Bubble

"Perlu ditelusuri oleh aparat hukum maupun camat di Kecamatan Tambelan, agar berita seperti ini tidak memicu kehebohan di tengah-tengah masyarakat," kata Ansar di Tanjungpinang, Kepri, Kamis (26/8). Dia mengaku belum mengetahui persis pihak mana yang nekat melelang Pulau Tambelan secara online.

Menurut dia, pulau terluar tersebut tidak akan bisa dilelang oleh siapa pun, karena dimiliki banyak pihak.

BACA JUGA: Kodim Tarakan Melakukan Serbuan Vaksin ke Pulau Sadau

Apalagi, di sana banyak terdapat aset pemerintah seperti bandara, kemudian fasilitas pendidikan hingga kesehatan.

"Saya pikir mungkin hanya orang iseng, tetapi tetap perlu ditelusuri secara cermat guna mendapatkan sumber informasi itu dari mana," ujar Ansar.

BACA JUGA: Mabes Polri Didesak Ambil Alih Kasus Penjualan Pulau Lantigiang Selayar

Dia menyampaikan Pulau Tambelan hanya dibolehkan untuk pemanfaatan investasi melalui mekanisme penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA).

"Kalau untuk investasi boleh, asal sesuai kaidah hukum dan ketentuan perundangan-undangan yang berlaku," kata Ansar.

Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara menyampaikan kabar Pulau Tambelan dilelang memang menghebohkan masyarakat, setelah diberitakan oleh salah satu media nasional, Rabu (25/8).

Pihaknya sempat mencoba menelusuri akun di Instagram yang melelang pulau berpenduduk sekitar 4.000 jiwa itu, namun tidak berhasil ditemukan.

"Masyarakat Tambelan tidak perlu panik, karena sampai hari ini belum ada yang membuat pengaduan soal Pulau Tambelan dilelang via Instagram," ujar Sekda Adi. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler