Italia Berpacu Pilih Perdana Menteri Baru

Pasca-Mundurnya Silvio Berlusconi

Senin, 14 November 2011 – 04:04 WIB

ROMA - Pasca-mundurnya Perdana Menteri Silvio Berlusconi Sabtu lalu (12/11), pemerintahan Italia benar-benar berpacu dengan waktu untuk menentukan penggantinyaPresiden Giorgio Napolitano menghelat serangkaian pertemuan dengan para politikus senior untuk mencari dukungan terhadap Mario Monti yang dijagokannya sebagai calon perdana menteri Italia.   

Ada 17 kali pertemuan konsultasi informaal yang berlangsung di Istana Presiden Quirinale

BACA JUGA: Jembatan Mekong Pererat Thailand-Laos

Sejumlah tokoh yang diundang dalam pertemuan tersebut, antar lain, Ketua Partai Liga Utara Umberto Bossi, Ketua Partai Moral Italia Antonio di Pietro, serta ketua senat dan kongres


Hingga berita ini ditulis tadi malam (pukul 21.00), pertemuan tersebut masih berlangsung

BACA JUGA: Tentara Yaman Tewaskan 11 Warga Sipil

Diperkirakan, pertemuan itu akan berakhir pukul 24.00 WIB


Presiden berharap, pemerintahan baru akan diumumkan sebelum pembukaan pasar saham hari ini

BACA JUGA: Nyetir Tanpa Bra, Bikin Kacau Jalanan

Namun, sejumlah pihak meyakini, keputusan baru bakal didapat dalam beberapa hari ke depan.Mantan komisioner Uni Eropa Mario Monti masih menjadi kandidat terkuat pengganti Berlusconi

Perdana menteri baru akan bertanggung jawab mengimplementasikan kebijakan penghematan yang diformulasikan untuk membebaskan Italia dari krisi utangMonti sendiri telah mengantongi dukungan dan janji dukungan dari banyak kekuatan di ItaliaNamun, tidak demikian halnya dengan Partai Liga Utara yang mewakili wilayah produktif di Italia Utara   
 
Umberto Bossi, ketua Partai Liga Utara, yang juga sekutu dekat Berlusconi menegaskan tidak akan mendukung pemerintahan Monti "untuk saat ini"Bossi kepada wartawan mengungkapkan bahwa dirinya kepada presiden menegaskan akan menjadi oposisi pasif"Untuk saat ini kami katakan "tidak" (mendukung pemerintah baru), hingga kami melihat program dan kebijakan yang dibuatnya dari waktu ke waktu," jelasnya   
 
Sementara itu, dalam komentarnya yang pertama sejak menyatakan mundur, Berlusconi menulis surat kepada partainya bahwa dirinya ingin bekerja dalam koridor pemerintahanDia juga menyindir perlawanan anggota parlemen yang menjatuhkan dirinya
 
Pria 75 tahun tersebut menyatakan bangga ata apa yang telah diperbuatnya dalam tiga setengah tahun, waktu yang disebut banyak kalangan sebagai krisis internasional"Saya menyebarkan semangat kalian (partai konservatif) dan berharap bisa melanjutkan kerja sama dalam kerangka pemerintah," tulisnya kepada Partai Kanan, yang tak memiliki wakil di parlemen.
 
Dukungan untuk Monti datang dari hampir semua partai tengah dan kiri tengah yang sebelumnya berada di pihak oposisiMenurut mereka mantan gubernur bank sentral Eropa itu memiliki otoritas moral dan kemampuan ekonomi untuk memulai reformasi ekonomi Italia yang sudah lama tertunda
 
Monti yang beribadah di sebuah gereja di Roma bersama istrinya kemarin (13/11) menyatakan siap menjalankan amanat dari rakyat ItaliaDitanya apakah senang menjadi kandidat terkuat perdana menteri Italia berikutnya, dengan diplomatik Monti menjawab: "Apakah Anda tidak melihat begitu indahnya hari ini?"
 
Mundurnya Berlusconi secara resmi Sabtu lalu (12/11) menjadi kabar gembira di kalangan rakyat ItaliaDi ibu kota ribuan orang turun ke jalan untuk merayakan itu dengan menari dan berpesta(cak/c4/mik)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Telepon Tengah Malam Obama


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler