Italia dan Jamaika Perkasa di Trek Lari Olimpiade Tokyo

Sabtu, 07 Agustus 2021 – 08:55 WIB
Sprinter Italia merayakan kesuksesannya meraih emas Tokyo 2020 (REUTERS/Phil Noble)

jpnn.com, TOKYO - Italia menjadi raja baru nomor atletik usai memenangi nomor bergengsi estafet 4x100 meter Olimpiade Tokyo 2020 setelah finis pertama dengan mencatat waktu tercepat 37,50 detik.

Bertanding di Olympic Stadium, Jumat (6/8) WIB, empat pelari Italia Marcell Jacobs, Lorenzo Patta, Eseosa Desalu dan Filippo Tortu mengungguli wakil Inggris Raya di tempat kedua dan Kanada ketiga.

BACA JUGA: Tegang Hingga Kejar-kejaran Skor, Kanada Sanggup Bawa Pulang Medali Emas Tokyo 2020

Medali emas ini jadi yang pertama diraih Italia pada nomor 4x100 meter sejak mereka ikut di London 1948.

Pada perlombaan ini, pelari terakhir Italia Filippo Tortu menjadi penentu kemenangan timnya usai unggul 0,01 detik dari pelari terakhir Inggris Raya.

BACA JUGA: Tekuk Australia, Amerika Serikat Tambah Medali Emas Olimpiade Tokyo

Inggris Raya sendiri harus puas meraih medali perak usai hanya mencatatkan waktu 37,51 detik dan Kanada di tempat ketiga dengan catatan waktu 37,70 detik.

Medali emas ini menjadi catatan manis Marcel Jacobs yang juga meraih medali serupa di nomor 100 meter perorangan putra. 

Sedangkan medali perunggu yang diraih Kanada membuat sprinter Andre de Grasse mendapat medali ketiganya di Olimpiade Tokyo 2020 usai memenangi emas di nomor 200 meter, dan perunggu di 100 meter. 

Pada sektor putri, nomor 4x100 meter menjadi milik empat pelari Jamaika yang berhasil mengatasi perlawanan Amerika Serikat dan Inggris Raya di babak final.

Tim estafet putri Jamaika berhasil membawa pulang medali emas perdana di nomor ini dalam 17 tahun terakhir dengan meraih catatan waktu tercepat 41,20 detik dan memecahkan rekor nasional mereka.

Briana Williams, Elaine Thompson-Herah, Shelly-Ann Fraser-Pryce dan Shericka Jackson berhasil mengungguli tim Amerika Serikat yang dapat medali perak di laga ini dengan catatan waktu 41.45 detik dan Inggris Raya yang meraih medali perunggu di laga ini dengan catatan waktu 41.88. 

Kemenangan Jamaika melengkapi raihan Thompson-Herah yang membuat dirinya mengoleksi tiga medali emas pada Olimpiade Tokyo di nomor 100 meter, 200 meter dan 4x100 meter putri.

Sprinter berusia 29 tahun itu menjadi wanita kelima yang memenangi setidaknya tiga medali emas atletik di Olimpiade yang sama dan yang pertama sejak atlet Amerika Serikat Allyson Felix di  London 2012. (olympic/mcr16/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Muhammad Naufal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler