Izin Pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung Molor, Apa yang Dikerja Jonan?

Rabu, 21 Januari 2015 – 17:53 WIB
Managing Director of Port of Rotterdam Internasional, Roger Classquin (paling kanan) didampingi Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana saat menggelar jumpa pers terkait pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung, Rabu (21/1) di Hotel JW Marriott, Jakarta. Foto Yessy Artada/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I sudah mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengembangkan Pelabuhan Kuala Tanjung. Hanya saja penandatanganan izin pengembangan proyek tersebut harus tertunda lantaran Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan masih sibuk mengurusi penanganan pesawat AirAsia QZ8501.

Rencananya baru Kamis (22/1) besok, mantan Dirut PT KAI itu bakal membubuhkan tanda tangan untuk mengembangkan Pelabuhan Kuala Tanjung.

BACA JUGA: Pemerintah Bakal Undang Investor untuk Kembangkan Pelabuhan Sorong

"Seharusnya tadi (izin pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung ditandatangani), tapi beliau masih menangani musibah AirAsia dulu, jadi baru besok beliau akan tanda tangan," ujar Direktur Utama Pelindo I, Bambang Eka Cahyana dalam jumpa persnya mengenai pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung di Hotel JW Marriott, Jakarta, Rabu (21/1).

Ditegaskan pria berkacamata ini bahwa perseroan selalu berhati-hati dalam membangun atau mengembangkan sebuah proyek, sebelum ada kepastian pemberian izin dari regulator, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

BACA JUGA: Pemerintah Undang Investor Kembangkan Pelabuhan Sorong

"Kami cukup hati-hati kalau mau bangun (proyek), nggak bisa sembarangan. Kita baru berani kalau sudah ada konsesinya (izin untuk membangun)," tandasnya. (chi/jpnn)

BACA JUGA: Ketua DPR Dukung Program Kemaritiman Jokowi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Nelayan Tradisional: Menteri Susi tak Mengerti, Bikin Repot


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler